KKB Tembak Warga Sipil dari Jarak Dekat, Dicurigai Mata-mata Pemerintah

Jakarta, IDM – Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak seorang warga sipil di Kali Wabu.
"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil identifikasi foto, pelaku menembak korban Raimon Gustam Kailimang dari jarak sekitar satu meter," kata Kasatgas dalam keterangannya dikutip dari postingan instagram resmi @damaicartenzpapua, Selasa, (13/8).
Baca Juga: Yonif 5 Marinir Cek Kesiapan Material Jelang Super Garuda Shield 2024
Lebih lanjut kata Kasatgas, pelaku diidentifikasi sebagai anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Lewis Kogoya.
"Pelaku juga melakukan pemukulan terhadap Robi Belau, rekan korban, sebelum melarikan diri ke arah Gunung Wabu," kata Kasatgas.
Baca Juga: Penampakan Randis Baru TNI AD yang Dimodifikasi
Ia pun memastikan bahwa korban merupakan masyarakat sipil dan bukan mata-mata pemerintah, seperti yang selalu dicurigai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































