HANKAM

Kisah Tiffany Atam, Istri Prajurit TNI AD yang Jadi Nakes di Papua

Tiffany Atam dan Suami.
Tiffany Atam dan Suami yang bertugas sebagai Babinsa di Kodim 1810/Tambrauw daerah Papua Barat Daya. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Kisah ini berasal dari seorang perempuan bernama Tiffany Atam. Ia tak hanya menjadi anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana TNI AD, tetapi juga mengabdikan dirinya menjadi tenaga kesehatan (nakes) Nusantara di pedalaman Papua.

Dilansir dari keterangan Puspen TNI, Minggu, (13/4) dalam sebuah video yang diunggah, tampak Tiffany sehari-hari berangkat bersama suaminya seorang Babinsa yang bertugas di Kodim 1810/Tambrauw daerah Papua Barat Daya.

Baca Juga: Prabowo Kunjungi Akmil Mesir, Tinjau Sejumlah Fasilitas Hingga Arena Pacuan Kuda

"Namun sebelumnya sebagai seorang istri Tiffany juga menyiapkan perlengkapan suaminya kemudian mereka akan berangkat bersama. Tiffany bertugas di sebuah Puskesmas," tulis keterangan Puspen TNI.

Dalam video tersebut juga ditunjukkan bagaima Tiffany saat bertugas sebagai nakes, bersama sang suami berkeliling ke desa-desa terpencil. Medan yang dilalui ekstrem, seperti melewati jembatan bambu hingga berjibaku dengan terjalnya jalan.

Tiffany, perempuan yang dengan penuh ketulusan dan kesabaran telah membuktikan bahwa cinta kepada negeri ini tidak selalu ditunjukkan dengan mengangkat senjata tetapi juga keteguhan hati keikhlasan dan dedikasi dalam setiap langkah kehidupan.

"Kehidupan sebagai seorang prajurit bukan hanya tentang menemani tetapi juga tentang menguatkan, bukan hanya menunggu kepulangan tetapi juga tentang memberikan ketenangan. Ini adalah bukti bahwa menjadi istri prajurit berarti menjadi bagian dari pengabdian yang lebih luas," bunyi pernyataan Puspen TNI dalam video tersebut.

Baca Juga: Satgas Denkul Rajawali III Siap Bertugas di Papua

Banyak warga antusias dengan kehadiran Tiffany, mereka beramai-ramai menyampaikan terima kasih kepada Tiffany dan sang suami.

"Kami dari kampung Isandauw dan kampung Nafrawi mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI, Ibu Persit dan Puskesmas sudah membantu kami, anak-anak kami terbebas dari stunting. Sekarang berat anak-anak sudah bertambah. Semoga Tuhan memberkati," ujar warga dalam sebuah testimoni. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.