Keris Marex-23: Ratusan Prajurit Marinir Indonesia-Amerika Tingkatkan Kemampuan Pertahanan Pesisir

Jakarta, IDM - Sebanyak 150 prajurit Korps Marinir TNI AL dan 150 anggota pasukan Marinir AS menggelar latihan bersama Keris Marex 2023 di Puslatpurmar 6 Antarlina, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (23/11).
Dikutip dari keterangan kedutaan besar AS, latihan yang akan berlangsung dari 23 November-11 Desember ini dibuka oleh Danyonif 4 Marinir Letkol (Mar) Arief Bastian Sanusi Chaniago dan 11th MEU Operation Officer LtCol Jonathan Wagner.
Baca Juga: Tingkatkan Mutual Trust hingga Jajaki Kerja Sama, TNI AU dan JASDF Gelar Intelligence Exchange
Pada tahun ini, Marinir Indonesia dan AS saling berlatih bersama untuk meningkatkan kemampuan pertahanan pesisir, menembak, senjata multikru, dan kemampuan sistem pertahanan udara gabungan tanpa awak.
Para peserta dalam latihan bersama Keris Marex 2023 juga akan berinteraksi dengan masyarakat serta melakukan pertukaran pakar untuk memperkuat komitmen keamanan dan kerja sama regional.
Sementara, Kadispen Kormar Kolonel (Mar) Bambang Dillianto, mengatakan latihan tahun ini akan diakhiri dengan infanteri tingkat peleton untuk menunjukkan kemampuan tempur gabungan Korps Marinir TNI AL dan AS.
Baca Juga: Pengamat: Jabatan KSAD Harus Diisi Jangan Biarkan Kosong Berlarut-larut
"Ini merupakan kesempatan berharga yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujar Bambang.
"Kami berharap semoga ke depan hubungan Korps Marinir kedua negara menjadi semakin erat dan saling mendukung dalam menghadapi permasalahan kompleks ke depan," tambahnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































