HANKAM

Kerahkan Ribuan Personel Pengamanan Paus Fransiskus dan ISF 2024, Ini Pesan Panglima TNI

'Apel Gelar Pasukan Gabungan'
'Apel Gelar Pasukan Gabungan' di Mabes TNI, Jakarta, Senin (02/09). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan sejumlah pesan kepada ribuan personel TNI-Polri yang dikerahkan untuk mengamankan kedatangan Paus Fransiskus dan International Sustainability Forum (ISF) 2024.

Pesan tersebut disampaikan oleh Pangkogabwilhan I, Laksdya TNI Agus Hariadi saat memimpin 'Apel Gelar Pasukan Gabungan' di Mabes TNI, Jakarta, Senin (02/09).

Lewat pesan tersebut, Agus menegaskan lima penekanan yang mesti dipatuhi oleh para personel. Pertama adalah mewaspadai kemungkinan munculnya berbagai potensi ancaman keamanan sebelum, selama dan setelah pelaksanaan acara.

Baca Juga: Apel Gelar Pasukan Gabungan TNI-POLRI untuk Pengamanan ISF 2024 dan Kedatangan Paus Fransiskus di Jakarta

"Kedua, koordinasikan pelaksanaan pengamanan dengan seluruh satuan dan instansi terkait guna terwujudnya sinkronisasi tugas," tuturnya.

Selanjutnya, para personel diminta untuk selalu melaksanakan pengawasan dan pengendalian unsur satuan pengamanan di setiap jajaran.

"Agar selama pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman," sambungnya.

Baca Juga: Pangkoarmada II Sematkan Brevet Kehormaran ‘Manusia Katak’ ke Pangkostrad

Selanjutnya, para anggota TNI-Polri juga diminta untuk memperhatikan keamanan dan pengamanan sesama personel, materiil dan pemberitaan.

"Kelima, laporkan setiap perkembangan situasi dan hal-hal menonjol yang terjadi di lapangan pada kesempatan pertama," ucapnya.

Adapun total pasukan pengamanan berjumlah 9.030 orang yang terdiri dari 4.300 personel TNI dan 4.730 anggota Polri. Mereka akan mengamankan kedua agenda yang berjalan beririsan pada esok, yakni Selasa (03/09) hingga Jumat (06/09). (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.