Kepala Bakamla Beberkan Potensi Kerja Sama dengan China Coast Guard

Jakarta, IDM – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Irvansyah membeberkan sejumlah kemungkinan kerja sama dengan China. Hal tersebut diungkap Irvansyah usai memimpin upacara HUT ke-19 Bakamla di Jakarta, Selasa (14/1).
"Kedepannya, mungkin setelah nanti MoU dengan China kita tandatangani, kita nanti akan ada pertukaran personel, ada latihan bersama, ada pendidikan," kata Irvansyah.
Baca Juga: Danlanud Husein Sastranegara Terima Kunjungan Atase Angkatan Udara Australia
Adapun pembicaraan soal kerja sama Bakamla dan China Coast Guard (CCG) telah dibahas dalam kunjungan Irvansyah bersama jajarannya ke Tiongkok, Rabu (8/1).
Selain itu, Irvansyah mengaku telah berbicara dengan Duta Besar China untuk Indonesia terkait isu di Laut China Selatan. Ia juga memastikan akan mengedepankan pendekatan humanis untuk menangani hal tersebut.
“Yang saya sampaikan waktu dengan Dubes, bahwa kita memang ada masalah dalam pengamanan laut di Natuna Utara. Kalau kita tidak pernah ketemu, saya kira kita tidak mungkin bisa menyelesaikan apa-apa,” jelas Irvansyah.
“Kita harus diskusi, kita harus bicara. Tidak boleh kita melotot-melotot di tengah laut itu. Tidak boleh kita keras-kerasan di sana,” tambahnya.
Baca Juga: TNI AL Targetkan 96 Titik MBG Sajikan Lauk Ikan
Irvansyah menjelaskan bahwa Indonesia dan China telah saling mengerti dan menghormati. Ia menyebut kedua negara tidak akan saling membahayakan.
“Saya (Indonesia) menjalankan tugas negara, di negara saya sendiri, dan mereka (China) juga begitu. Kami saling menghormati, tidak saling membahayakan, dan bisa di tengah laut saling say halo,” tutur Irvansyah. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































