Kemhan Tanamkan Nilai Bela Negara untuk Generasi Muda di Papua Selatan

Jakarta, IDM – Penguatan nilai-nilai bela negara untuk generasi muda terus ditingkatkan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI).
Salah satu bentuknya adalah dengan mengadakan kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia, yang dibuka di Makodam XXIV/Mandala Trikora, Merauke, Papua Selatan, Sabtu (1/11).
Pangdam Mandala Trikora, Mayjen TNI Lucky Avianto yang membuka kegiatan ini mengatakan, acara Persami menjadi sinergi antara Kemhan, Kodam Mandala Trikora, dan Pemprov Papua Selatan.

Kegiatan ini sekaligus diharapkan bisa membina generasi muda agar memiliki semangat patriot, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Baca Juga: Jejak Letnan Sergey Khokhlov, Pelaut Rusia yang Gugur di Sabang
Pangdam mengatakan, pentingnya membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter juang, dan pantang menyerah.
Sementara itu, Gubernur Papua Selatan berharap melalui kegiatan Persami, para pelajar dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta Tanah Air. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































