HANKAM

Kemhan Pastikan Rencana Akuisisi Kapal Induk Italia Masih Dikaji TNI AL

ITS Giuseppe Garibaldi
ITS Giuseppe Garibaldi. (Dok. seaforces)

Jakarta, IDM - Isu rencana Indonesia memiliki kapal induk belakangan menarik perhatian publik. Salah satu yang santer diberitakan adalah kemungkinan TNI AL mengakuisisi ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk milik Angkatan Laut Italia yang sudah pensiun dari dinas aktif.

Menanggapi hal itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan rencana tersebut belum menjadi keputusan final. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen Frega Wenas Inkiriwang, menyampaikan kajian masih berlangsung di lingkungan TNI AL.

“Sementara ini belum ada keputusan resmi, masih dikaji oleh TNI AL,” ujar Frega, saat dikonfirmasi soal kabar akuisisi kapal induk tersebut, Jakarta, Jumat (12/9).

Baca Juga: KSAD Maruli Akan Kembangkan Olahraga Judo di TNI AD

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali sempat menyinggung rencana akuisisi kapal induk Italia, ITS Giuseppe Garibaldi di sela-sela penyambutan kedatangan KRI Brawijaya-320, di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/9).

“Kapal induk ini kita berusaha akuisisi, yaitu Garibaldi yang dulu dimiliki Angkatan Laut Italia. Harapannya bisa memperkuat jajaran kita,” kata Ali.

Ia menjelaskan, kapal itu nantinya bisa difungsikan dalam berbagai misi, termasuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti bantuan kemanusiaan. Namun, Ali tidak merinci lebih lanjut soal mekanisme maupun besaran anggaran yang mungkin diperlukan.

Baca Juga: KSAD: TNI AD Tetap Lakukan Patroli Walaupun Kondisi Sudah Kondusif

Rencana akuisisi ITS Giuseppe Garibaldi tidak muncul tiba-tiba. Pada Mei 2024, Ali sempat melakukan kunjungan kerja ke Italia dan meninjau langsung kapal induk tersebut. Dalam kesempatan itu, ia disambut oleh Wakil Kepala Angkatan Laut Italia Laksamana Giuseppe Berutti Bergotto, sekaligus membahas kerja sama pertahanan matra laut.

Kunjungan itu merupakan bagian dari diplomasi angkatan laut (naval diplomacy) TNI AL sekaligus upaya mempererat hubungan dengan angkatan laut negara sahabat. Ali menekankan, pembangunan kekuatan maritim tetap menjadi prioritas pertahanan nasional.

Sebagai catatan, ITS Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk dengan dek penerbangan pertama yang dibangun untuk Angkatan Laut Italia. Kapal ini mulai dioperasikan pada 1985, memiliki panjang 180,2 meter, kecepatan maksimum sekitar 30 knot, serta jangkauan operasional hingga ±7.000 mil laut atau sekitar 13.000 kilometer. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.