HANKAM

Kemhan: Manajer Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih akan Ikuti Latsarmil Komcad

SPPI Koperasi Desa
SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI menyatakan bahwa manajer atau pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) disiapkan mengikuti latihan dasa kemiliteran (latsarmil).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, latsarmil komponen cadangan (komcad) sedang disiapkan untuk manajer KDKMP dan KNMP.

Baca Juga: Sisihkan Ribuan Pesaing, 365 Siswa Digembleng jadi Bintara TNI AD

“Dalam perencanaannya, peserta akan mengikuti pelatihan kedisiplinan dalam bentuk latsarmil komcad yang dipadukan dengan pelatihan manajerial dan kompetensi bidang sesuai kebutuhan pengelolaan koperasi dan kampung nelayan,” tutur Rico dalam keterangan pers, Rabu (17/6).

Jumlah peserta yang direncanakan mengikut latsarmil sebanyak 35.476 orang, terdiri dari 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola KNMP.

Pelatihan direncanakan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan (satdik) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Untuk aspek kedisiplinan dan bela negara, durasi pelatihan direncanakan selama 30 hari, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama 15 hari yang disusun bersama kementerian teknis terkait,” kata Rico.

Baca Juga: Ini Spesifikasi HMS Tamar, Kapal Perang Inggris yang Bersandar Pertama Kali di Jakarta

Terkait detail penggajian dan denda, Rico mengatakan bahwa hal-hal tersebut merupakan kewenangan panitia seleksi nasional dan instansi teknis terkait.

“Terkait penempatan tugas, penggajian, maupun ketentuan administratif lainnya, hal tersebut merupakan kewenangan panitia seleksi nasional dan instansi teknis terkait. Untuk informasi tersebut sebaiknya dikonfirmasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) atau pihak yang menjadi leading sektor dalam proses seleksi,” ujar Rico.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.