HANKAM

Kemhan Kirim Dua Taruna Akademi TNI Studi di Amerika Serikat

Kemhan RI
Kemhan RI mengirimkan dua Taruna Akademi TNI bersekolah di Amerika Serikat. (Foto: Humas Kemhan)

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengirimkan dua Taruna Akademi TNI bersekolah di Amerika Serikat. Mereka yaitu Kopral Taruna Jason Aldrich Georgiovany dari Akademi Militer (Akmil) yang akan menempuh pendidikan di U.S. Military Academy, West Point dan Kopral Taruna Ahmad Ghufron Akademi Angkatan Laut (AAL) yang akan menempuh pendidikan di United States Naval Academy, Annapolis.

Keberangkatan keduanya dilepas dalam upacara di Kedubes AS di Jakarta, Rabu (12/6). Upacara dipimpin oleh Kuasa Usaha Amerika Serikat untuk Republik Indonesia (The Chargé d’Affaires, a.i. of the United States of America to the Republic of Indonesia /CDA), Michael F. Kleine.

Baca Juga: Angkatan Laut Indonesia-Amerika Bahas Peningkatan Kemampuan Operasi dan Latihan Militer

"Selamat kepada anda berdua dan juga kepada orang tua atas prestasi dan keberhasilan ini,” kata CDA Michael F. Kleine seperti dikutip dari keterangannya Humas Kemhan, Jumat, (14/6).

Kemhan RI
(Foto: Humas Kemhan)

Menurut Michael kerja sama pengiriman taruna Akademi TNI ke akademi militer di AS merupakan investasi yang sangat penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang telah berlangsung selama 75 tahun pada tahun 2024 ini.

Baca Juga: TNI AL Bersama 4 Negara Akan Jalani Serial Pelayaran Bersama

Sementara itu, Panglima Komando AS untuk Indo-Pasifik (U.S. Indo-PACOM) Admiral Samuel Paparo yang turut hadir dan secara langsung menyerahkan sertifikat tanda penerimaan (certificate of appointment) dari U.S. Military Academy mengatakan bahwa investasi sumber daya manusia ini akan membawa manfaat jangka panjang, baik untuk memperkuat hubungan institusi pertahanan dan juga hubungan antara Masyarakat Indonesia dan AS.

Pengiriman Taruna Akademi TNI ke akademi militer AS merupakan terobosan Menhan Prabowo. Di masa jabatan Menhan Prabowo untuk pertama kalinya Indonesia dapat mengirim taruna pendidikan kedinasan akmil untuk menjalani pendidikan di akademi militer bergengsi AS yaitu US Military Academy (USMA), US Naval Academy (USNA) dan US Air Force Academy (USAFA). (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.