Kemhan Kirim 75 Mahasiswa Koas Fakultas Kedokteran Militer Unhan ke Lokasi Banjir-Longsor Sumatra

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI mengirimkan Satuan Tugas Kesehatan Kadet Mahasiswa Fakultas Kedokteran Militer (FKM) Universitas Pertahanan RI untuk memperkuat layanan kesehatan di lokasi banjir dan longsor wilayah Sumatra.
Satgas diberangkatkan dengan kapal bantu rumah sakit (KBRS) TNI AL, KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 dari Markas Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (1/12) lalu.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Hadiri Pertemuan Tiga Pihak dengan Australia dan Papua Nugini
Tim satgas yang diberangkatkan terdiri dari 75 kadet mahasiswa koas dan delapan staf pendukung, dipimpin oleh Dekan FKM Unhan RI Mayor Jenderal TNI Didy Surachman.
“Para kadet tersebut ditugaskan untuk memperkuat layanan kesehatan darurat, melakukan evakuasi korban, mendampingi fasilitas kesehatan setempat, serta memberikan dukungan terhadap penanganan pengungsi melalui koordinasi terpadu dengan TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, tenaga kesehatan daerah, dan unsur terkait lain,” tulis siaran pers Biro Infohan Kemhan RI, dikutip Kamis (4/12).
Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI (Purn) Anton Nugroho menekankan bahwa penugasan ini merupakan amanah sekaligus kehormatan yang diberikan negara. Ia meminta setiap kadet wajib menjalankan tugas dengan integritas, ketertiban, dan rasa hormat tinggi kepada masyarakat yang sedang mengalami penderitaan besar.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Dasar Warga Pascabencana, Yonif 122/Tombak Sakti Gelar Dapur Lapangan
Anton mengingatkan para kadet bahwa misi utama satgas adalah penyelamatan nyawa, sehingga setiap tindakan harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tidak terpengaruh tekanan psikologis medan, dan tidak mengambil keputusan yang emosional.
“Jaga fisik, jaga mental, karena membantu korban akan menguras banyak tenaga. Saya berharap para koas ini akan sukses dalam misi ini,” kata Anton. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































