HANKAM

Kemhan Buka Pendidikan Militer PFLP Tahap Pertama bagi 400 Pegawai Baru BUMN, Ini Tujuannya

Upacara pembukaan PFLP
Upacara pembukaan PFLP Batch 1 Tahun 2026 di markas Kodiklat TNI. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI membuka pendidikan militer bernama Presidential Future Leaders Program (PFLP) bagi pegawai baru di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Upacara pembukaan PFLP Batch 1 Tahun 2026 dipimpin Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto di lapangan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (20/5).

Sebanyak 400 pegawai baru BUMN yang lolos pada 2025 dan 2026, terpilih untuk mengikuti pendidikan PFLP tahap pertama.

Baca Juga: Merapat ke Mabesal Cilangkap, Bos AL Singapura Temui Wakasal

Wamenhan Donny mengatakan bahwa pendidikan PFLP digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Bapak Presiden menghendaki pemerintahan dan BUMN kita itu punya tata kelola yang baik, punya kinerja yang bagus. Selain tata kelolanya, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang bagus,” kata Donny.

“Nah, kami mencarilah sumber daya manusia itu. Yang pertama ini kami didik adalah dari BUMN. Kebetulan BUMN tahun lalu sudah merekrut karyawan dan tahun ini juga
sudah merekrut karyawan,” tutur Wamenhan RI.

Donny Ermawan Taufanto
Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto selepas membuka pendidikan PFLP Batch 1. (IDM/Nirmala Maulana)

Program PFLP dilaksanakan selama sembilan bulan. Tiga bulan pertama itu dilaksanakan pendidikan militer di markas Kodiklat TNI dengan pengajar dari TNI. Para peserta akan dijadwalkan bangun pagi, dilatih disiplin hingga diajarkan baris-berbaris.

Kemudian, empat bulan selanjutnya di Danantara Corporate University untuk belajar kemampuan manajemen, pembuatan keputusan, hingga keamanan siber.

Baca Juga: Bahas Selat Malaka, KSAL Singapura Ungkap Alasan TNI AL jadi Mitra Istimewa

Sementara dua bulan terakhir peserta akan magang di beberapa tempat seperti kementerian dan lembaga.

“Ini nantinya akan sangat bermanfaat suatu saat mereka menjadi pimpinan, bisa memimpin rekan-rekannya, ataupun kalau mereka punya pimpinan, akan loyal kepada pimpinannya. Itu adalah basic-basic yang kami ajarkan,” kata Donny.

Donny memastikan, pendidikan PFLP akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Para pegawai BUMN angkatan selanjutnya sedang disiapkan. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.