Kemhan Berangkatkan 712 Keluarga Besar Mudik Bersama

Jakarta, IDM – Sebanyak 712 keluarga besar Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI berangkat mudik bersama ke berbagai wilayah. Upacara pelepasan mudik gratis menggunakan bis dinas Kemhan ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan RI Tri Budi Utomo di Lapangan Bela Negara Kemhan, Jakarta pada Jumat (13/3) pagi.
Tujuan 27 mobil bis dinas serta tiga cadangan di antaranya Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Lampung. Rinciannya yakni sekitar 285 orang berangkat ke Solo, 236 orang ke Yogyakarta, dan sebanyak 134 orang ke Surabaya, titik terjauh mudik bersama di Pulau Jawa. Sementara, bis tujuan Lampung membawa sebanyak 57 orang.
Baca Juga: Antusias Masyarakat Minta TNI AD Buatkan Jembatan hingga 8.000 Titik

"Pagi hari ini, seperti tahun-tahun yang lalu juga, kita menyelenggarakan kegiatan mudik lebaran bersama yang juga tentunya untuk membantu personel-personel, khususnya di Kemhan untuk memudahkan dalam sampai di tujuan mudiknya, sehingga kita menyiapkan sarananya," ujar Tri.
Ia menuturkan, Kemhan sudah memastikan kondisi kendaraan mudik prima dua hari sebelum keberangkatan. Tujuannya guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan mudik.

Baca Juga: TNI Akui Kekurangan Material untuk Bangun Jembatan
Ia berharap, mudik bersama ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga besar Kemhan yang terlibat. Pulang mudik bersama juga akan dilakukan, sehingga mereka dapat kembali berkumpul bersama dan melaksanakan kegiatan seperti biasa di Kemhan pada 28 Maret mendatang. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































