Kebudayaan Indonesia Warnai Medal Parade Satgas BGC 39-F/MONUSCO di Kongo

Jakarta, IDM – Sejumlah kesenian Indonesia turut mewarnai upacara ‘Medal Parade Satgas BGC 39-F/MONUSCO’ di Republik Demokratik Kongo, beberapa waktu lalu. Beberapa di antaranya adalah tarian dari Aceh hingga Papua.
Melansir PMPP TNI, Jumat (25/4), Medal Parade adalah upacara penyematan medali kehormatan oleh pejabat tinggi United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO) kepada para prajurit dari berbagai negara jelang akhir masa penugasan.
Baca Juga: TNI Siap Gempur Krisis Pangan dengan Kompi Produksi
Seluruh prajurit Satgas BGC 39-F menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan. Pengakuan ini menjadi motivasi besar untuk terus menjalankan mandat perdamaian khususnya perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik.

“Penghargaan ini bukan akhir dari tugas kami, namun awal dari semangat baru untuk berbuat lebih baik bagi dunia,” ungkap Dansatgas BGC 39-F MONUSCO, Kolonel Inf Imir Faishal.
Baca Juga: Perwira Pelaut di Papua Pelajari Teknik Navigasi Kapal saat Kondisi Ekstrem
Adapun, demonstrasi budaya ini tidak hanya memperlihatkan kekayaan Indonesia. Namun, turut menjadi upaya diplomasi budaya guna mempererat hubungan antarbangsa.
Acara ditutup dengan tarian bersama Sajojo, yang turut melibatkan seluruh peserta dan tamu undangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa prajurit TNI mampu menjadi duta budaya bangsa di kancah internasional. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































