KCR 60M ke-5 Sukses Uji Senjata Utama

Jakarta, IDM – Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-5 berhasil uji persenjataan di perairan Laut Madura pada 24 hingga 28 Januari 2023. Pengujian persenjataan ini bertujuan untuk memastikan kinerja radar, perlengkapan senjata dan sistem tempur bekerja dengan baik ketika beroperasi di laut lepas.
“Sejatinya kita mampu melakukan integrasi senjata pada varian kapal kombatan apapun, kita mampu melaksanakan pekerjaan-pekerjaan rumit. Produk-produk PT PAL akan memiliki kualitas tinggi dan memudahkan TNI AL dalam menjalankan operasinya menjaga kedaulatan Laut Indonesia,” ujar COO PT PAL Indonesia, Iqbal Fikri.
KCR 60M dirancang dengan kemampuan mendeteksi objek sasaran baik di permukaan maupun udara secara dengan hasil penembakan yang akurat. Hal pertama yang diuji adalah kekuatan pondasi, memastikan tidak ada kerusakan akibat operasional kerja dari struktur pondasi senjata (Gun 57mm) dan deck kapal.
Pengujian selanjutnya yaitu uji tembak sasaran udara yang melibatkan pesawat nirawak. Terdapat dua mode tes yang dilaksanakan yakni posisi terbang pesawat dengan pola geostationary di ketinggian 200 meter serta pola singular 300 meter di atas permukaan air laut. Pengujian ini pun sukses dilakukan dengan hasil yang memuaskan.
Baca: Mengenal PM3A1 “Cakrawala” Pistol Caliber Carbine Terbaru Buatan Indonesia
KCR yang akan diberi nama KRI Kapak ini dilengkapi dengan meriam 57mm yang dapat dikendalikan melalui jarak jauh dengan menggunakan panel atau kontak langsung dengan senjata. Senjata ini optimal mendukung KCR karena komposisi yang ringan dan dapat menembakkan target dengan cepat. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































