Kasum TNI: Penyelundupan Logam Tanah Jarang jadi Atensi Presiden Prabowo

Jakarta, IDM – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon menyatakan bahwa TNI berkomitmen untuk terus menindak tegas penyelundupan lewat jalur laut.
Hal ini disampaikan Richard saat meninjau pemeriksaan kontainer mineral hasil penindakan TNI Angkatan Laut di Dermaga Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa (26/5).
Baca Juga: Empat Prajurit TNI AD Raih Puluhan Medali di Bidang Olahraga
“Dari pimpinan TNI menyampaikan bahwa TNI, dalam hal ini melalui TNI Angkatan Laut, akan terus melakukan upaya-upaya tegas terhadap setiap penyelundupan-penyelundupan lewat jalur laut,” ujar Richard dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/5).
Terlebih, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan atensi terhadap penyelundupan logam tanah jarang atau rare earth.
“Apalagi kita ketahui bapak Presiden Republik Indonesia mengatakan bahwa penyelundupan mineral, khususnya rear earth ini salah satu yang menjadi atensi selain penyelundupan-penyelundupan sumber daya alam lainnya,” kata Kasum TNI.
Richard, yang juga Wakil Ketua Pelaksana 1 Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), meninjau hasil penindakan jajaran TNI AL dan Kodaeral IV Batam terhadap kapal yang membawa kandungan tanah logam mineral yang memiliki unsur radioaktif tersebut.
Kapal yang bernama TB Capricorn 206/TK Capricorn 92.210 tersebut dicegat KRI Kujang-642 di perairan Batam dan kedapatan membawa logam tanah jarang.
Baca Juga: Kunjungi Yonif TP di Manokwari, Menhan Sjafrie Tekankan Pembinaan Prajurit secara Berkelanjutan
Pemeriksaan dilakukan setelah Satgas PKH menerima laporan dari penyidik TNI AL terkait penindakan kapal pengangkut mineral pada 17 Mei 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, aparat membuka 15 dari total 25 kontainer guna mencocokkan isi muatan dengan dokumen ekspor dan pengiriman barang.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Ketua Pelaksana Satgas PKH Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI Febrie Ardiansyah dan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksdya Denih Hendrata.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































