HANKAM

Kaster TNI Kumpulkan Komunitas Teritorial, Tekankan Program MBG dan Koperasi Merah Putih Perlu Dukungan

Kaster TNI Letjen Bambang Trisnohadi
Kaster TNI Letjen Bambang Trisnohadi membuka komunikasi sosial dengan mengumpulkan komunitas teritorial TNI. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen Bambang Trisnohadi mengumpulkan komunitas teritorial TNI dalam acara komunikasi sosial TNI di Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/4). Kegiatan tersebut mengusung tema "Peran Aparat Teritorial TNI yang Prima dalam Mewujudkan Asta Cita untuk Indonesia Maju dan Berdaulat".

Melalui forum tersebut, Bambang Trisnohadi berharap terbangun sinergi yang kuat antara aparat teritorial dengan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung dan mewujudkan program Asta Cita pemerintah.

Baca Juga: Tinggalkan Afrika Selatan, KRI Canopus-936 Tempuh 2.328 Mil Laut ke Mauritius

Kaster TNI menjelaskan sejumlah program prioritas pemerintah yang perlu mendapat dukungan bersama, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Joao Angelo
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota dan Kepala Biro Perencanaan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI Andy Artha Donny Oktopura. (Foto: Dok. Puspen TNI)

“Program pemerintah melalui KDKMP maupun KNMP ini diharapkan kita dapat membantu Indonesia dari bawah, dari desa, untuk bisa memberikan fondasi ekonomi, demi pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan juga penentasan kemiskinan,” kata Bambang kepada aparat teritorial TNI, dikutip dari siaran pers Puspen TNI, Sabtu (18/4).

Selain itu, perhatian juga diberikan pada program penanganan sampah yang saat ini menjadi permasalahan nasional dan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa.

Baca Juga: Manuver KRI Nala dan Badik Amankan Perbatasan RI-Malaysia di Karang Unarang

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota dan Kepala Biro Perencanaan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI Andy Artha Donny Oktopura.

“Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan nasional berbasis wilayah, serta memperkokoh ketahanan nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat,” tulis siaran pers Puspen TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.