Kasdam XVII/Cenderawasih: Operasi Gaktib 2026 Wujudkan Prajurit TNI yang Prima dan Profesional

Jakarta, IDM – Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Thevi A. Zebua, memimpin Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI Tahun 2026 di Makodam XVII/Cenderawasih.
Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis TNI dalam memperkuat disiplin dan ketaatan hukum prajurit, sekaligus menjaga kehormatan institusi di tengah dinamika tugas di wilayah Papua.
Baca Juga: Peroleh Anugerah Warga Kehormatan Basarnas, KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU dalam Operasi SAR
Dalam amanatnya, Kasdam menekankan bahwa tema TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju harus diwujudkan secara nyata oleh seluruh prajurit.
“Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi komitmen nyata seluruh prajurit dalam menjalankan tugas dengan disiplin dan profesional,” kata Brigjen TNI Thevi.
Ia menjelaskan operasi ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan pembinaan dan edukasi kepada prajurit.
Baca Juga: TNI AD Ciptakan Incinerator Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah
Kasdam juga mengingatkan pentingnya peningkatan kemampuan aparat penegak hukum internal TNI, khususnya dalam menghadapi ancaman kejahatan siber dan penyalahgunaan media sosial.
“Kepercayaan rakyat adalah kekuatan utama TNI. Oleh karena itu, setiap prajurit harus menjaga kehormatan institusi melalui disiplin dan pengabdian tulus,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































