TNI AD Ciptakan Incinerator Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam I/Bukit Barisan (BB) menciptakan alat incinerator ramah lingkungan, baik skala rumah tangga maupun incinerator mobile, untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah di titik-titik strategis sekitar kompleks Kodam dan wilayah sekitarnya. Pembuatan incinerator tersebut dilaksanakan oleh Satuan Peralatan Kodam I/BB.
Dilansir dari keterangan Penkodam I/BB, Sabtu (14/2), Incinerator tersebut merupakan alat pembakar sampah berbasis teknologi yang dirancang efektif dan efisien. Selain menekan volume sampah, sarana ini juga mendukung peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah melalui penggunaan alat bantu yang praktis dan mudah digunakan.
Baca Juga: TNI AL Resmi Boyong KRI Canopus, 3 Tahun Digarap di Jerman
Dalam proses pembuatannya, incinerator mobile dirancang menggunakan rangka baja beroda agar mudah dipindahkan. Sistem pembakaran memanfaatkan drum logam sebagai ruang bakar yang dilengkapi saluran udara, sementara asap hasil pembakaran dialirkan melalui sistem filter berbahan penyaring untuk mengurangi polutan sebelum dilepaskan ke udara.
Sementara itu, incinerator rumah tangga dibuat dengan desain lebih sederhana dan aman untuk lingkungan permukiman. Alat ini menggunakan drum logam dengan sistem sirkulasi udara, rak pembakaran, serta saluran asap yang diarahkan menjauhi bangunan, sehingga cocok digunakan di area terbuka dengan pengawasan.
Baca Juga: Peroleh Anugerah Warga Kehormatan Basarnas, KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU dalam Operasi SAR
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa pembuatan incinerator rumah tangga dan mobile tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam I/BB dalam mendukung penanganan darurat sampah nasional. Melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang sederhana dan ramah lingkungan, Kodam I/BB berupaya menekan volume sampah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































