HANKAM

Kapuskesau Sambut Personel Kesehatan TNI AU dari Misi UNIFIL Lebanon

Personel kesehatan TNI Angkatan Udara
Personel kesehatan TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kapuskesau) Marsda TNI M. Roikhan Harowi menyambut kedatangan sejumlah personel kesehatan TNI Angkatan Udara yang telah menyelesaikan penugasan dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Puskesau, Mabesau, Jakarta, Senin (8/6).

Kepulangan para personel ke Tanah Air menandai berakhirnya tugas sebagai bagian dari Satgas Yonmek 23-S dan Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU) di Lebanon.

Baca Juga: Paspampres Siapkan Personel Terbaik untuk Latih Pasukan Pengamanan Perdana Menteri Kamboja

"Keikutsertaan prajurit kesehatan TNI AU dalam misi UNIFIL tidak hanya membawa nama baik Indonesia, tetapi juga mencerminkan kualitas dan kepedulian kemanusiaan TNI AU di tingkat internasional," ungkap Kapuskesau dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (11/6).

Personel kesehatan TNI Angkatan Udara
Kapuskesau Marsda TNI M. Roikhan Harowi menyambut kedatangan sejumlah personel kesehatan TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). (Foto: Dok. Dispenau)

Roikhan menyampaikan, pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama penugasan menjadi modal berharga dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tugas ke depan.

Baca Juga: Skenario Penyusupan Udara, Marinir Matangkan ‘Fast Rope’ Jelang RIMPAC 2026 Hawaii

"Jaga terus integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai bekal untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara," pesan Roikhan.

Pada kesempatan yang sama, Kapuskesau juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, profesionalisme, serta pengabdian yang telah ditunjukkan selama menjalankan misi perdamaian dunia.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.