Kapal Perang TNI AL dan Singapura Adu Manuver Taktis di Laut Natuna

Jakarta, IDM – KRI Wiratno-379 bertemu dengan kapal perang Angkatan Laut Singapura, RSS Stalwart-72, di Laut Natuna, Jumat (6/2). Kedua kapal perang ini tidak sekadar berpapasan, melainkan menggelar latihan tempur intensif untuk menguji kesiagaan di perbatasan.
Latihan ini menjadi ajang bagi kedua angkatan laut untuk menyamakan persepsi operasi. TNI AL dan Singapura ingin memastikan personel mereka bisa bekerja sama dengan mulus jika sewaktu-waktu harus menghadapi situasi darurat di laut.
Baca Juga: KSAD di Istana: Arahan Presiden jadi Momentum Evaluasi Kinerja TNI-Polri untuk Rakyat
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Letkol Laut (P) Ary Mahayasa, menjelaskan latihan ini vital untuk menyelaraskan prosedur teknis antara kedua kapal yang berbeda negara.
"Tujuannya menyamakan prosedur di lapangan. Kami ingin kesiapan operasional kedua pihak meningkat dalam menghadapi dinamika tugas di laut," kata Ary, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Senin (9/2).

Mulanya, awak kapal melaksanakan publication exercise. Pada tahap ini, mereka melatih komunikasi taktis melalui radio untuk memastikan pertukaran informasi berjalan lancar tanpa hambatan bahasa.
Tensi latihan meningkat saat kedua kapal memasuki tahap maneuver exercise. KRI Wiratno dan RSS Stalwart saling beradu manuver. Mereka bergerak cepat membentuk berbagai formasi tempur taktis di tengah gelombang Laut Natuna.
Baca Juga: Mutasi 99 Perwira Tinggi TNI: Laksdya Edwin Wakasal, Mayjen Benyamin Ditunjuk jadi Jampildmil
Puncaknya, kedua kapal perang menjajal keandalan senjatanya lewat gunnery exercise. Pada sesi ini, kapal melakukan penembakan meriam ke arah target. Mereka membidik sasaran sesuai skenario latihan untuk menguji akurasi.
Latihan ini mempertemukan dua kapal dengan spesifikasi mumpuni. KRI Wiratno-379 adalah korvet kelas Parchim yang terkenal sebagai pemburu kapal selam. Sementara itu, RSS Stalwart-72, merupakan fregat kelas Formidable milik Singapura yang memiliki teknologi stealth (siluman) dan sulit terdeteksi radar. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































