TNI AL kembali memperketat penjagaan di wilayah perbatasan. Tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) melakukan manuver taktis dan menggelar latihan tempur di perairan strategis Laut Natuna Utara, Selasa (3/3).
Laut Natuna Utara kembali menunjukkan dinamika penjagaan perbatasan yang intens namun tetap profesional. KRI Wiratno-379, yang tengah menjalankan misi patroli sektor di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I, berpapasan langsung dengan kapal penjaga pantai (coast guard) Vietnam di tengah laut, Senin (16/2).
KRI Wiratno-379 bertemu dengan kapal perang Angkatan Laut Singapura, RSS Stalwart-72, di Laut Natuna, Jumat (6/2). Kedua kapal perang ini tidak sekadar berpapasan, melainkan menggelar latihan tempur intensif untuk menguji kesiagaan di perbatasan.
Sebanyak tiga kapal perang TNI AL meraih penghargaan sebagai kapal dengan kinerja terbaik selama melaksanakan pengawalan laut Indonesia di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I, selama triwulan pertama 2024.
Sebanyak 919 personel TNI AL dikerahkan sebagai Satgas Pengamanan Laut VVIP untuk pengamanan presiden dan wakil presiden serta tamu setingkat kepala negara dan pemerintahan di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN pada 5-7 September di Jakarta.
Dua KRI jenis korvet kelas Parchim yang berada dibawah komando Koarmada I TNI AL yaitu KRI Cut Nyak Dien-375 dan KRI Wiratno-379 melaksanakan Latihan Passing Exercise (Passex) bersama kapal perang Italia jenis offshore patrol vessel ITS Francesco Morrosini di perairan Teluk Jakarta, Sabtu (22/7).