HANKAM

Kapal Perang OPV Italia ITS Francesco Morosini Singgah Lima Hari di Jakarta

Angkatan Laut Italia ITS Francesco Morosini
Komandan dan personel kapal perang Angkatan Laut Italia ITS Francesco Morosini (P431) bersama Lantamal III. (Foto: Dok. Dispen Lantamal III)

Jakarta, IDM - Kapal perang Angkatan Laut Italia ITS Francesco Morosini (P431) dijadwalkan singgah di Jakarta selama lima hari, sejak kedatangannya di dermaga JICT II, Tanjung Priok, Selasa (18/7) lalu.

Dikutip dari keterangan Dispen Lantamal III, Kamis (20/7), kapal perang jenis offshore patrol vessel (kapal patroli lepas pantai) ini direncanakan melaksanakan beberapa kegiatan yang telah dikoordinasikan oleh TNI AL dengan Atase Pertahanan Italia.

Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya courtesy call, special open ships di ITS Francesco Morosini (P431), reception on board, passing exercise, dan olahraga bersama.

Baca Juga: Digelar Akhir Juli, Panglima Yudo Bakal Pimpin Latgab TNI 2023

Sebelumnya, Aslog Danlantamal III Kolonel Laut (T) Yusa Adi Hartanto menyampaikan terima kasih dan sambutan hangat kepada Komandan ITS Francesco Morosini (P431) Commander Giovanni Monno, yang meluangkan waktu dalam perjalanan panjang untuk datang ke Jakarta.

Angkatan Laut Italia ITS Francesco Morosini
(Foto: Dok. Dispen Lantamal III)

"Kunjungan persahabatan ini sangat penting untuk meningkatkan persaudaraan angkatan laut kedua negara dan semangat navy brotherhood," jelasnya.

"Dan juga dapat meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Italia dalam berbagai bidang kerja sama," sambungnya.

Baca Juga: Persiapan Latgab TNI 2023, Marinir Uji Rantis Amfibi Legendaris Kapa K61

Keunggulan ITS Francesco Morosini

Kapal sepanjang 143 meter dengan kapasitas kecepata yang dapat melesat sampai 32 knot atau setara 59,26 km per jam ini, dirancang untuk melakukan berbagai tugas militer, seperti patroli, pengiriman logistik, kapal perang permukaan, dan aktivitas kemanusiaan.

ITS Francesco Morosini (P431) juga dilengkapi dengan hanggar yang bisa menyimpan helikopter medium-lift yang dapat digunakan untuk peperangan antikapal selam. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.