HANKAM

Kapal Pemburu Ranjau TNI AL dan Singapura Ikuti Tahapan Darat Joint Minex Pandu 2024

KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732
KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 saat harbour phase bersama Angkatan Laut Singapura dalam latihan bersama Joint Minex Pandu 2024 di Batam, Senin (13/5). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Empat kapal perang dari TNI AL dan Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) melaksanakan tahap darat (harbour phase) dalam latihan bersama Joint Minex Pandu 2024 di Batam, Kepulauan Riau, Senin (13/5).

Dikutip dari keterangan Dispenal, keempat kapal perang tersebut terdiri dari dua unit pemburu ranjau jajaran Koarmada II, yakni KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 serta dua unit pemburu ranjau milik Angkatan Laut Singapura, yaitu RSS Punggol dan RSS Bedok.

Baca Juga: TNI Bentuk Emergency Medical Team, Jadi Garda Terdepan Penanganan Medis Darurat

Selain melibatkan unsur kapal perang jenis pemburu ranjau, TNI AL juga mengirimkan satu tim personel dari Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) sedangkan Angkatan Laut Singapura melibatkan tim pasukan penyelam (Naval Diving Unit).

KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732
(Foto: Dok. Dispenal)

Pada hari pertama tahap darat Joint Minex Pandu 2024 ini diawali dengan kedatangan delegasi Angkatan Laut Singapura dan dilanjutkan dengan arahan kegiatan latihan (exercise brief) dan forum diskusi departemen operasi untuk latihan.

Baca Juga: Latihan Operasi Pertahanan Pantai Bersama AS, TNI AL Kerahkan 1.380 Prajurit

KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732
(Foto: Dok. Dispenal)

Adapun latihan yang akan digelar selama sepekan, yakni 13-19 Mei ini melaksanakan materi manuver taktis, netralisasi ranjau, penyelaman bawah air, evakuasi medis udara hingga Search And Rescue (SAR) tempur yang akan diterapkan di Perairan Timur Pulau Bintan dan Batam.

Latihan bersama Joint Minex Pandu 2024 merupakan implementasi kerja sama bilateral antara Indonesia dan Singapura yang dilaksanakan secara reguler dua tahun sekali dengan tuan rumah secara bergantian. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.