HANKAM

Kapal Markas Guspurla Koarmada III Kunjungi Pulau Terluar di Utara Papua

Pulau Fani
Kunjungan kapal markas Guspurla Koarmada III di Pulau Fani. (Foto: Dok. Koarmada III)

Jakarta, IDM - Kapal markas Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III KRI Posepa-870 yang tergabung dalam Operasi Banda Yudha-23, mengunjungi Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Fani, Raja Ampat, Kamis (2/11).

Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Jumat (3/11), Pulau Fani merupakan pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudra Pasifik yang berbatasan dengan negara Palau.

Baca Juga: Helikopter Panther hingga Pasukan Taifib Bermanuver dalam Combat SAR Latihan Operasi Laut 2023

Setiba di pulau menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) dari kapal markas, Kepala Staf Guspurla Koarmada III Kolonel Laut (P) Arya Delano dan Komandan KRI Posepa-870 Mayor Laut ( P) Efraim disambut Dansatgasmar Pengamanan Pulau Terluar Lettu (Mar) Yafet Basik dan Komandan Posal Pulau Fani Letda Laut (P) Satria Angga.

Dalam kunjungan tersebut, Arya menerima laporan informasi dari Satgasmar dan Posal Pulau Fani serta memberikan pengarahan dan tanya jawab dengan prajurit TNI AL di Pulau Fani dan masyarakat setempat.

Kemudian, Arya juga memberikan dukungan logistik terbatas termasuk kepada masyarakat Pulau Fani, dan di akhir kunjungan dilaksanakan peninjauan fasilitas yang berada di Posal Pulau Fani.

Baca Juga: Persiapan Tugas di Papua, 450 Prajurit “Macan Kumbang” Jelajahi Lereng Gunung Klotok

Arya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Operasi Banda Yudha-23 Koarmada III di sektor utara Papua sekaligus mengunjungi prajurit TNI AL yang bertugas di Pulau terluar untuk memberikan semangat.

Selain itu, kunjungan juga bertujuan memberikan motivasi kepada pengawak Satgasmar dan Posal Pulau Fani yang juga sedang melaksanakan pembinaan potensi maritim (Binpotmar) dengan penduduk di Pulau Fani yang mayoritas sebagai nelayan dari suku Biak. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.