Kado Istimewa, Para Prajurit Pandawa Naik Pangkat di Daerah Penugasan

Jakarta, IDM – Sungguh spesial momentum yang dirasakan para prajurit Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad, mereka mendapatkan kado istimewa kenaikan pangkat di daerah penugasan.
"Total prajurit Pandawa Kostrad yang naik pangkat 89 personel terdiri dari 3 Perwira, 5 Bintara dan 81 Tamtama. Personel yang naik pangkat ada yang sedang melaksanakan tugas operasi di Papua, ada yang di home base dan ada yang sedang melaksanakan persiapan Upacara HUT ke-79 TNI terpusat di Monas, Gambir, Jakarta Pusat," kata Komandan Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad, Mayor Inf Ilham Datu Ramang dalam keterangannya, Rabu, (2/10).
Baca Juga: Jelang Transisi Pemerintahan Prabowo, TNI AL Matangkan Postur Kekuatan 20 Tahun ke Depan
Ia pun menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya kepada para prajurit Pandawa yang hari ini mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Ia berharap kenaikan pangkat tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Pandawa untuk terus meningkatkan kualitas diri serta prestasi kerja di masa mendatang.
Baca Juga: TNI Akan Fokus Bangun Batalyon di Daerah-daerah Tertinggal
Mantan Kasilat Divif 2 Kostrad itu juga menegaskan, bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diperoleh secara mudah, melainkan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, prestasi, serta loyalitas yang telah ditunjukkan.
"Kenaikan pangkat ini diharapkan mampu menjadi pendorong semangat untuk semakin meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada TNI Angkatan Darat khususnya Kostrad," jelas Abiturien Akademi Militer tahun 2006 itu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































