Kadispenau Ungkap Rencana TNI AU untuk Menambah Dua Skadron Drone

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma TNI R. Agung Sasongkojati mengungkap rencana TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk menambah dua skadron drone, sehingga secara keseluruhan TNI AU akan memiliki empat skadron drone.
Rencananya, dua skadron drone terbaru milik TNI AU itu akan didirikan di Tarakan, yakni Skadron Udara 53 dan Skadron Udara 54 yang akan berlokasi di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Baca Juga: Di Hadapan Jajaran TNI AU, KSAU Tekankan Pentingnya Perkuat Kapabilitas Drone
"Kita (TNI AU) akan menambah dua skadron lagi. Saat ini, kita sudah punya dua skadron drone, yaitu Skadron Udara 51 di (Lanud Supadio) Pontianak, Skadron Udara 52 di Natuna dan ditambah lagi dengan dua skadron yaitu 53 di Tarakan dan 54 ada di Abdulrachman Saleh, di Malang," kata Agung usai Rapim TNI AU tahun 2024 yang digelar di Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (29/2).
Kemudian, saat ditanya perihal jenis drone yang akan ditempatkan di kedua skadron terbaru itu, Agung mengatakan, TNI AU hingga saat ini telah menerima sejumlah masukan terkait hal itu, salah satunya dengan menempatkan Drone ANKA yang digadang-gadang akan memperkokoh kekuatan TNI AU.
"Kita memiliki beberapa masukan. Pertama, yang kita akan gunakan secara operatif itu ada ANKA, CH-4 dan dari 2 itu aja yg akan menjadi tulang punggung dari skadron itu," sambungnya.
Baca Juga: Setelah Empat Tahun, Pelayaran Kartika Jala Krida 2024 Akan Tempuh Rute Asia Timur-Rusia
Melansir keterangan resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI yang dirilis pada Juli 2023 diketahui Kemhan tengah melaksanakan proses pembelian 12 unit pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle / UAV) ANKA dari TUSAŞ – Tűrk Havacilik VE Uzay Sanayii A.Ş (Turkish Aerospace), Turki.
Proses pembelian tersebut ditandai dengan adanya penandatangan kontrak dengan pihak penyedia yaitu Turkish Aerospace pada tanggal 3 Februari 2023. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































