Kadet Palestina Kompak Kumandangkan “Indonesia Raya” di Hadapan Menhan-Panglima TNI

Jakarta, IDM – Para kadet Universitas Pertahanan RI dari Palestina kompak mengumandangkan lagu “Indonesia Raya” di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Jumat (26/9) sore.
Momen itu terjadi sebelum 44 kadet Palestina diberikan arahan oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Sebelum pengarahan, lagu “Indonesia Raya” dan lagu kebangsaan Palestina, “Fida’i” diputar.
Baca Juga: HUT ke 80: TNI AL Siapkan 8 Brigade hingga Alutsista Strategis di Monas
Para kadet Palestina terlihat kompak saat mengumandangkan lagu “Indonesia Raya” di hadapan Menhan Sjafrie, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Rektor Unhan RI Letjen (Purn) TNI Anton Nugroho, dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang mengatakan, para kadet dibekali pelajaran bahasa Indonesia sebelum memulai kuliah, sehingga mereka bisa menyanyikan lagu “Indonesia Raya”.

“Mereka dibekali pendidikan bahasa Indonesia selama enam bulan. Jadi, memang kemampuan dasar berbahasa Indonesia sudah ada, walaupun tadi beberapa kadet tidak terlalu sempurna bahasanya, tapi mereka memahami,” ujar Frega.
Kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), salah satu kadet juga bercerita bahwa dirinya dan sesama kadet Palestina lain diberi materi kuliah dengan bahasa Indonesia setiap harinya.
Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie menyatakan bahwa Indonesia ikut memperjuangkan kemerdekaan Palestina, yang saat ini wilayah teritorinya diserang Israel.
Baca Juga: TNI AL akan Gelar Aksi Antiteror dan Penembakan Senjata Strategis di Sailing Pass HUT TNI
“Rakyat Palestina tidak berjuang sendiri, tetapi kurang lebih 150 negara di dunia mendukung dan mengakui kemerdekaan Palestina, termasuk Indonesia,” kata Sjafrie.
Sjafrie berharap, ada kadet Unhan RI dari Palestina yang bisa menjadi pemimpin bagi negara Palestina pada masa mendatang.
“Saya selaku Menhan akan terus melanjutkan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mendukung pemerintah Palestina, termasuk meningkatkan kemampuan dari anak-anak Palestina untuk belajar di Indonesia, agar kalian semua bisa menjadi pemimpin-pemimpin baru bangsa Palestina di masa yang akan datang,” kata Sjafrie. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































