Jokowi Tegaskan Pentingnya STEAM dalam Pembelajaran di Militer

Magelang, IDM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan pentingnya STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) bagi pembelajaran di militer. Untuk itu Akademi Militer (Akmil) harus dapat beradaptasi dengan disrupsi dan perubahan teknologi yang begitu cepat.
Hal tersebut disampaikan Presiden, saat meresmikan Graha Utama Akmil Magelang, Senin (29/1).
Dalam sambutannya, Jokowi mengurai bahwa alasan Akmil harus segera beradaptasi didasari pada kondisi landscape ekonomi global saat ini yang terus bergerak dan berubah, demikian pula dengan landscape politik global dan dinamika teknologi yang pesat.
Baca Juga: Rencana Awal Latihan Super Garuda Shield 2024 Akan Diikuti 18 Negara
“Akademi Militer harus mampu dan mau menyesuaikan (diri) dengan disrupsi dan perubahan teknologi. Oleh sebab itu, STEAM dalam pembelajaran militer sangat diperlukan. Hari ini saya senang bisa bertemu di Akmil Magelang, di Lembah Tidar, kawahnya para prajurit TNI terbaik (dari) Angkatan Darat. Tempat menempa mental, intelektual dan ketangguhan,“ kata Jokowi.
Jokowi berharap dengan dibangunnya Graha Utama Akmil seluas 8.068 meter persegi ini akan memberikan dorongan belajar yang lebih baik lagi. Karena sarana pendidikan di Akmil akan semakin lengkap, canggih dan modern, serta dapat digunakan untuk pusat kegiatan akademis maupun acara militer.
“Saya berharap dengan penambahan fasilitas pendidikan ini, Akmil Magelang akan semakin maju dan menghasilkan banyak prajurit tangguh dan profesional, yang siap mendedikasikan kemampuan terbaiknya untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa demi kemajuan Indonesia,“ imbuhnya.
Baca Juga: Penerbang Tempur Lanud Roesmin Nurjadin Rampungkan Latihan Survival Lancang Kuning 24
Graha Utama Akmil dibangun oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan menjadi simbol keberlanjutan pembangunan dan modernisasi di sektor pertahanan Indonesia. Langkah ini juga menunjukkan perhatian yang komprehensif untuk memastikan bahwa lingkungan pendidikan di Akmil Magelang mendukung kemajuan serta berorientasi pada kualitas para calon perwira TNI AD nantinya.
Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti peresmian gedung Graha Utama Akmil sebagai simbolis diresmikannya penggunaan gedung tersebut serta dilanjutkan dengan acara makan siang bersama para Taruna Akmil.
Pada kesempatan itu, Presiden didampingi oleh Menhan Prabowo Subianto, Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta para pejabat negara lainnya seperti KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kapolri Listyo Prabowo, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dan para purnawirawan Angkatan Darat. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































