Jenderal Kostrad Sebut Batalyon 411 Adalah Satuan Legendaris

Jakarta, IDM – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Mayjen TNI Susilo memuji Batalyon Infanteri (Yonif) 411/Pandawa Kostrad. Menurutnya Batalyon yang terletak di Salatiga, Jawa Tengah ini adalah Batalyon Legendaris yang ada sejak dia kecil.
"Batalyon 411 merupakan satuan legendaris dan memiliki nama besar di kalangan masyarakat sejak beliau kecil, banyak prestasi telah di torehkan," kata Susilo dalam kunjungannya di markas Yonif 411, Selasa, (11/11).
Baca Juga: Singgung Keamanan Kawasan Asia, Jepang Sebut Urgensi Penguatan Pertahanan Angkatan Laut
Kedatangan Susilo bersama rombongan ini disambut oleh Danyonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang dilanjutkan dengan menerima laporan dari pos satu dan penghormatan oleh regu jaga dinas keamanan, pengalungan kain batik khas Salatiga "Plumpungan", perkenalan para Perwira, sambutan nyanyian khas Cakra oleh prajurit Yonif 411/Pandawa, penanaman pohon durian dan foto bersama di depan Markas Batalyon 411/Pandawa.

Pada kesempatan tersebut, Susilo juga menyampaikan rasa bangga dapat hadir bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan prajurit dan keluarga besar Pandawa. Beberapa hal penting disampaikan yakni komandan dan prajurit memiliki hubungan yang erat satu sama lain.
"Pemimpin yang baik dan hebat adalah bagaimana bisa membuat dan membentuk prajurit yang baik, setia dan tangguh termasuk menegakkan aturan kepada semua prajurit, disiplin dan berdedikasi tinggi dalam tugas," kata Susilo.
Baca Juga: Dukung Program Makan Gratis, Jepang: Kami Sudah Alami Pascaperang Dunia Ke-2
Selain itu, Mayjen TNI Susilo juga memberikan motivasi kepada anggota Persit yang turut hadir. Beliau menyampaikan bahwa dukungan dari keluarga, terutama istri prajurit, merupakan fondasi kuat untuk semangat prajurit di lapangan.
“Peran Persit sangat vital dalam mendukung tugas-tugas suami. Sebagai istri, sebagai pendamping suami, sebagai anggota persit dan sebagai ibu bagi anak-anak. Kalian adalah pilar kekuatan yang memberikan ketenangan dan semangat bagi prajurit,” tutup Susilo. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































