Jenderal Kopassus Terima Penghargaan, Aktif Berantas Narkoba di Perbatasan

Jakarta, IDM - Eks Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang sekarang menjabat Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan mendapatkan penghargaan karena aktif memberantas narkoba di perbatasan RI-Malaysia.
Penghargaan ini diberikan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Baca Juga: KSAU Ungkap Sejumlah Alutsista yang Bakal Perkokoh Kekuatan TNI AU, Pesawat Tempur hingga Drone
Dilansir dari keterangan Pendam XII/Tanjungpura, Senin, (30/12) Iwan mengatakan, prestasi tersebut merupakan buah dari hasil kerja keras bersama, terutama para prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia di lapangan.
"Ini adalah kerja keras prajurit yang juga didukung oleh Masyarakat Perbatasan, tokoh Agama, tokoh Pemuda serta organisasi lainnya yang tergabung dalam Program Radar Embrio Anti Narkoba, yang sadar akan bahaya dan pengaruh buruk Narkotika," katanya.
Baca Juga: Wakil KSAD Hadiri Rapat Program Swasembada Pangan Bersama Menteri Pertanian dan Menteri PU
Lebih lanjut Iwan menegaskan, satuan yang dipimpinnya berkomitmen kuat untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberantas narkoba, termasuk BNN, Kepolisian, dan Bea Cukai.
"Kodam XII/Tpr akan terus berkomitmen untuk bersinergi, melakukan pencegahan dan penindakan pemberantasan Narkoba. Kita akan terus perang melawan Narkoba," tegas Iwan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































