HANKAM

Jenderal Angkatan Bersenjata Australia Akui Kehebatan Pasukan TNI AL

Jenderal Angkatan Bersenjata Australia Akui Kehebatan Pasukan TNI AL
(Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Chief of Joint Oprations Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force) Letjen Greg Bilton memuji kemampuan pasukan TNI AL, usai pelaksanaan latihan bersama (latma) Ausindo Amphibious Assault Exercise (Ausindo AAJEX) di Pantai Todak Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Minggu (20/11).

"Ini pengalaman pertama Australian Defence Force latihan bersama Marinir TNI AL. Kesempatan yang sangat baik bagi pasukan kami untuk belajar dan bekerja sama dengan pasukan yang dimiliki Indonesia," kata Greg dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (21/11).

Jenderal Angkatan Bersenjata Australia Akui Kehebatan Pasukan TNI AL
(Dok. Dispenal)

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pondasi yang cukup kuat untuk kerjasama bilateral kedua negara di masa-masa mendatang. "Ini merupakan cara hebat untuk membangun hubungan bilateral yang sangat bermanfaat bagi kedua negara," ujar Greg.

Ausindo AAJEX adalah bagian dari Indo-Pacific Endeavour (IPE), program latihan yang diselenggarakan Royal Australian Navy (RAN) bersama para angkatan laut di negara kawasan Indo-Pasifik sejak 2017, salah satunya TNI AL.

Pada 2022 ini, konsep IPE dikembangkan dengan melibatkan Royal Australian Army (RAA), melalui materi utama latihan serbuan amfibi bersandi Ausindo AAJEX. Diskenariokan, Pantai Todak Dabo Singkep dikuasai musuh, yaitu negara merah (fiktif). Sedangkan negara Biru yang diperankan oleh Indonesia dan Australia melaksanakan serbuan amfibi yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Baca: Tingkatkan Interoperabilitas, AS dan Indonesia Gelar Latma Keris Marex

Serbuan amfibi tersebut juga disaksikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan melibatkan unsur laut kedua negara, Marinir TNI AL dan Angkatan Darat Australia sebagai pasukan pendarat, serta TNI AU. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.