HANKAM

Jelang Sertijab, Komandan Pasmar 1 Gelar General Inspection

Brigjen (Mar) Umar Farouq dan Kolonel (Mar) Ena Sulaksana
Brigjen (Mar) Umar Farouq dan Kolonel (Mar) Ena Sulaksana melaksanakan general inspection jelang serah terima jabatan Komandan Pasmar 1, Jakarta, Sabtu (7/6). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM - Jelang serah terima jabatan, Komandan Pasmar 1 Brigjen (Mar) Umar Farouq beserta calon penggantinya, Kolonel (Mar) Ena Sulaksana melaksanakan general inspection di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak dan Kesatrian Marinir Baroto Sardadi Marunda, Jakarta, Sabtu (7/6).

General inspection merupakan tradisi di lingkungan Korps Marinir dalam menyiapkan unsur-unsur pasukan dan material untuk yang terakhir kalinya sebelum tongkat kepemimpinan diserahkan.

Selain itu, general inspection kegiatan juga berguna untuk memperlihatkan kepada calon pimpinan baru bagaimana suasana dan kondisi Kesatrian Marinir di wilayah kerja Pasmar 1.

Baca Juga: Gelar Open Base, Lanud Hang Nadim Tumbuhkan Minat Kedirgantaraan Generasi Muda

Kegiatan ini diawali dengan inspeksi di Kesatrian Marinir Baroto Sardadi Marunda dengan mengelilingi Kesatrian seperti melihat komando dan satuan pelaksana serta fasilitas di Kesatrian Marinir Baroto Sardadi Marunda.

Kemudian, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menginspeksi Kesatrian Marinir Hartono Cilandak dengan melihat secara langsung sarana dan prasarana di sana.

"Kegiatan ini untuk memberikan gambaran secara langsung kepada Kolonel (Mar) Ena tentang perkembangan dan update situasi terkini yang ada di jajaran Pasmar 1 agar menjadi bekal untuk memimpin Pasmar 1 ke depan," kata Farouq, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Minggu (8/6).

Pada kesempatan yang sama, keduanya juga melakukan memorandum serah terima jabatan saat di Kesatrian Marinir Baroto Sardadi Marunda. Memorandum ini merupakan suatu laporan mengenai pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dari jabatan struktural kepada pejabat baru.

Baca Juga: TNI Konfirmasi OPM Tembak Dua Sipil Pekerja Bangunan Gereja di Papua Pegunungan

Selama memorandum tersebut, Farouq memaparkan tugas pokok dan struktur organisasi di jajaran Pasmar 1 hingga kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan maupun yang masih dalam tahap perencanaan.

Selain itu, Farouq juga menjelaskan kepada Ena mengenai sejumlah hal di tiap bidang yang perlu mendapat perhatian selama menjabat sebagai Komandan Pasmar 1, di antaranya staf perencanaan, intelijen, operasi, personel, logistik, akun, dan kemarkasan.

Adapun Farouq akan menjalani Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXV Lemhanas 2025. Oleh karena itu, posisi Komandan Pasmar 1 akan digantikan oleh Ena yang sebelumnya menjabat sebagai perwira pembantu V prodin staf intelijen TNI AL Mabesal. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.