HANKAM

Jelang Penugasan, Personel Yonko 462 Kopasgat Asah Kemampuan Menembak Senjata Bantuan

Kopasgat
Para personel Yonko 462 Kopasgat TNI Angkatan Udara yang mengikuti latihan Senjata Bantuan di AWR Siabu, Selasa (14/2). (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Jakarta, IDM - Personel Yonko 462 Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) melaksanakan gelar latihan menembak Senjata Bantuan (Senban) di Air Weapon Range (AWR) Siabu, Kab. Kampar, Riau, Selasa (14/2).

Latihan yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Komando 462 Kopasgat, Letkol Pas Muhammad Junaidi ini menjadi sarana pemantapan bagi para personel yang akan bertugas dalam operasi Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI-PNG.

Keterampilan dan kemampuan dalam menggunakan senjata bantuan sejatinya menjadi hal penting untuk dimiliki oleh setiap personel lantaran hal ini merupakan unsur pendukung dalam suatu pertempuran.

“Dalam pelaksanaan latihan menembak senjata bantuan ini laksanakan secara sungguh-sungguh, karena di medan pertempuran sebenarnya senjata bantuan ini sangat dibutuhkan menghalau/menghancurkan konsentrasi musuh,” tegas Junaidi.

Kopasgat
(Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Namun, secara umum, melalui latihan ini, para prajurit dapat senantiasa meningkatkan profesionalisme dan memelihara kemampuan menembak mereka. Sementara bagi kesatuan, ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan personel.

Melansir keterangan Penerangan Kopasgat dalam Instagram @kopasgat_tniau, Kamis (16/2), terdapat sejumlah kegiatan dalam latihan ini, di antaranya latihan Tembak Tempur Medan (TTM), penembakan senjata bantuan dengan menggunakan Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG, Senjata Pelontar Granat (SPG) dan Sniper.

Baca: Aksi Terjun ke Sungai Tangkap Pencuri Babinsa Kembali Dapat Penghargaan dari KSAD

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Danyonko 462 Kopasgat berpesan agar para personel yang terlibat dapat selalu mengutamakan kedisiplinan dan keamanan (safety).

“Sesuaikan dengan prosedur yang telah diberikan, selalu utamakan keselamatan kerja (Lamja) sehingga latihan menembak senjata bantuan ini tercipta zero accident,” tambahnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.