Jelang Latma Carat 2025, Marinir Cek Kesiapan Prajurit hingga Material Tempur

Jakarta, IDM – Prajurit Pasmar 2 mengikuti apel gelar kesiapan di Surabaya, Rabu (18/6) jelang latihan bersama Cooperation Readines Training (Carat) 2025 dengan Korps Marinir Amerika Serikat (USMC).
Asisten Operasi Komandan Pasmar 2 Letkol (Mar) Widarta Kusuma yang memimpin apel tersebut, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh sejumlah batalyon di Pasmar 2, di antaranya Intai Amfibi (Taifib) hingga Zeni.
"Apel gelar ini bertujuan memastikan setiap personel maupun kemampuan material dalam menghadapi berbagai tantangan dan skenario latihan bersama Carat 2025 dengan USMC," kata Widarta, dikutip dari keterangan Pasmar 2.
Baca Juga: TNI AU dan Angkatan Udara AS Gelar Latihan JCET Teak Iron 2025
Sebelumnya, Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan mengungkapkan latihan bersama Carat 2025 bakal digelar di sejumlah lokasi di Jawa Timur, salah satunya Situbondo.
Kemudian, lanjutnya, Koarmada II akan didukung oleh para personel dari sejumlah komando utama, seperti Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), Pasmar 2, RSPAL dr. Ramelan, dan Pangkalan TNI AL (Lanal) di jajaran Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V.
Iwan juga menyebutkan latihan bersama Carat 2025 akan fokus pada kesadaran domain maritim (maritime domain awareness) dengan tujuan utama berbagi informasi serta memperkuat keamanan maritim kedua negara.
Baca Juga: Satuan Kapal Amfibi I Latihan VBSS dan Pertempuran Jarak Dekat di Kepri
"Tujuan utamanya untuk berbagi informasi serta memperkuat keamanan maritim kedua negara," kata Iwan saat memaparkan rencana garis besar latihan bersama Carat 2025 kepada Pangkoarmada II Laksamana Muda I Gung Putu Alitjaya, Mei lalu.
Ia berharap latihan bersama Carat 2025 dapat meningkatkan profesionalisme, pengetahuan serta keterampilan prajurit Marinir Indonesia dan Amerika Serikat sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Adapun latihan bersama Carat merupakan latihan bilateral tahunan antara Marinir Indonesia dan Amerika Serikat sebagai kerja sama militer kedua negara, khususnya di bidang maritim. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































