Jelang Kedatangan Rafale, Wakasau Pastikan Kesiapan Infrastruktur di Lanud Roesmin Nurjadin

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meninjau langsung perkembangan pembangunan infrastruktur pendukung pengoperasian pesawat tempur Rafale di Lanud Roesmin Nurjadin (RSN), Pekanbaru.
Melalui unggahan instagram @lanud_roesmin_nurjadin, dikutip Jumat (5/9), Penerangan Lanud RSN menjelaskan bahwa sejumlah fasilitas yang ditinjau mencakup jalur taxi in/out, jet blast Skadron Udara 12, gedung Pilot Building, hanggar, simulator, fasilitas Skadron Teknik (Skatek) 045, hingga warehouse.
Seluruh sarana tersebut disiapkan untuk mendukung kedatangan pesawat tempur Rafale yang akan memperkuat kekuatan udara nasional dalam waktu dekat.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Istighosah Kebangsaan
"Kami memastikan kesiapan personel, penguasaan teknologi, hingga percepatan pembangunan fasilitas dapat berjalan maksimal," tegas Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris.

TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui laman resminya, tni-au.mil.id, menjelaskan bahwa gelombang pertama pesawat tempur Rafale dijadwalkan tiba di tanah air pada awal tahun 2026.
Sebagai bagian dari rencana strategis TNI AU, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan Lanud Supadio Pontianak akan menjadi home base pengoperasian pesawat tempur generasi 4,5 asal Prancis tersebut.
Baca Juga: Marinir TNI AL dan Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Latihan dan Pendidikan Militer
Selain infrastruktur, TNI AU telah mengirim 16 personel, terdiri dari penerbang tempur dan teknisi, untuk menjalani program pelatihan intensif di Prancis. Dari jumlah tersebut, tiga penerbang tempur, dua perwira teknik, dan tujuh teknisi berasal dari Lanud Roesmin Nurjadin.
Kementerian Pertahanan sebelumnya telah menandatangani kontrak pengadaan 42 unit pesawat tempur Rafale dengan Dassault Aviaton pada 10 Februari 2022. Pengadaan ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista yang digiatkan oleh pemerintah. Kehadiran Rafale diharapkan dapat meningkatkan daya tangkal serta kesiapan tempur TNI AU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































