Jauh dari Rumah Sakit, Warga Perbatasan Papua Serbu Layanan Medis Gratis Marinir

Jakarta, IDM - Prajurit Marinir membuka layanan kesehatan gratis bagi warga di wilayah Maybrat, Papua Barat Daya. Warga perbatasan berbondong-bondong mendatangi pos militer karena akses menuju puskesmas maupun rumah sakit di daerah tersebut masih sangat terbatas.
Kegiatan sosial ini melibatkan tim medis dari satuan tugas pengamanan perbatasan (satgas pamtas) RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir pada Rabu (4/3). Selain memantau keamanan, para prajurit baret ungu ini sigap memeriksa kondisi kesehatan warga serta membagikan obat-obatan sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Sambut Alutsista Baru, TNI AL Perkuat Infrastuktur Pangkalan dan Suku Cadang
Komandan Satgas RI-PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir, Letkol (Mar) Achmad Toripin, menjelaskan TNI ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang tinggal di pelosok. Ia menegaskan, prajurit TNI harus peka terhadap kesulitan yang warga hadapi sehari-hari.

"Kami menjalankan tugas pembinaan wilayah sekaligus menghadirkan negara di perbatasan. Prajurit TNI memikul tanggung jawab sosial untuk membantu kesulitan warga, terutama dalam urusan kesehatan," ujar Toripin, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (6/3).
Baca Juga: Bakamla RI Buka Peluang Kerja Sama dengan Airbus untuk Operasi Keamanan Laut
Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan mulai dari balita hingga lansia antre dengan tertib. Tim medis Marinir melayani pemeriksaan kesehatan umum dan memberikan konsultasi medis secara cuma-cuma agar warga memahami kondisi tubuh mereka.
“Aksi jemput bola ini arahan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali yang menginstruksikan seluruh jajaran TNI AL mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan pembinaan wilayah yang manfaatnya menyentuh rakyat secara langsung,” kata Toripin. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































