Jalani Dikma PaPK TNI TA 2026, Sembilan Alumni PPI Curug Disiapkan Menjadi Perwira Penerbang

Jakarta, IDM – Sebanyak sembilan penerbang lulusan Program Studi Sarjana Terapan Penerbang Politik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug berhasil melewati rangkaian seleksi untuk melanjutkan pendidikan sebagai calon perwira penerbang TNI.
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, hingga aptitude test yang digelar di Wing Pendidikan (Wigdik) 100/Terbang Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, pada 19-27 November 2025.
Baca Juga: TNI AD Selamatkan 46 Warga Terjebak Banjir Susulan di Tapanuli Tengah
Setelah dinyatakan lulus seluruh tahapan, mereka kemudian akan menempuh Pendidikan Pertama (Dikma) PaPK TNI Tahun Anggaran (TA) 2026 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, terhitung mulai 23 Desember 2025.

Selama mengikuti Dikma, para calon perwira penerbang menerima pembekalan dasar keprajuritan, pembinaan jasmani dan mental, serta materi pengembangan kepemimpinan.
Baca Juga: Berjuang di Papua, 10 Prajurit Marinir Naik Pangkat Luar Biasa
“Rekrutmen calon penerbang dari lulusan sekolah penerbang sipil ini menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia penerbang TNI AU,” jelas Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang diterima redaksi Indonesia Defense Magazine, Sabtu (3/1).
Setelah menyelesaikan pendidikan ini, mereka akan bergabung dengan TNI Angkatan Udara dan melanjutkan tahapan pendidikan lanjutan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































