HANKAM

Jaga Kedaulatan Udara Indonesia, TNI AU Bakal Bangun Satuan Radar di Lanud Sjamsudin Noor

Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meninjau progress Pembangunan Satuan Radar strategis Komando Sektor II di Lanud Sjamsudin Noor, Kalimantan Selatan. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berencana membangun Satuan Radar (Satrad) strategis Komando Sektor II yang berada di wilayah Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Ground breaking pembangunan Satrad tersebut rencananya bakal dilakukan pada Januari 2025. Di jajaran TNI AU, Satuan Radar bertugas untuk mendeteksi serta memantau lalu lintas udara, sehingga keberadaannya menjadi elemen penting dalam sistem pertahanan udara nasional dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia secara maksimal.

Baca Juga: KSAL: Situasi Ancaman di Lebanon Level Medium Darurat

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi berkesempatan untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Satrad pada beberapa waktu lalu.

Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi
(Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta fasilitas radar yang akan dibangun nanti dapat mendukung kesiapan operasional TNI AU, dan meningkatkan kemampuan deteksi serta pemantauan ancaman udara secara maksimal.

Baca Juga: Ini Tuntutan KSAL kepada Komandan Puskopaska yang Baru

Pangkoopsud II Marsda TNI Deni Hasoloan S. yang turut dalam rombongan tersebut juga menegaskan komitmen TNI AU untuk terus memperkuat infrastruktur strategis. "Pembangunan Satuan Radar ini merupakan salah satu langkah nyata TNI AU dalam memastikan kesiapan operasional dan meningkatkan kemampuan pengawasan udara secara berkelanjutan," ujar Pangkoopsud II dikutip dari keterangan TNI AU dalam Instagram @militer.udara, Jumat (20/12). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.