Jadi Barang Bukti, Senjata Rakitan dan Narkoba di Perbatasan Dimusnahkan

Jakarta, IDM – Jadi barang bukti sejumlah narkoba jenis sabu-sabu seberat 10.825 gram, 731 butir pil ekstasi, serta tujuh buah senjata rakitan jenis penabur di perbatasan dimusnahkan di Polres Nunukan.
Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra mengatakan barang yang dimusnahkan ini adalah barang yang disita sinergi antara kepolisian dan TNI di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Baca Juga: Sambut Tahun 2025, Satgas Yonif Para Raider 501 Bagikan Paket Sembako
"Keberhasilan ini merupakan wujud sinergi antara Satgas Pamtas, Polres, dan masyarakat dalam mencegah masuknya narkotika dan barang terlarang lainnya. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan," ujarnya dikutip keterangan Pendivif 2 Kostrad, Kamis, (2/1).

Acara yang berlangsung di halaman Polres Nunukan itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, instansi terkait, serta tokoh masyarakat. Pemusnahan barang bukti ini dilakukan sebagai bentuk komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkoba dan penyalahgunaan senjata ilegal di wilayah perbatasan.
Baca Juga: Menteri Pertahanan Anugerahkan Tanda Kehormatan untuk Veteran Seroja
Dalam keterlibatannya, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad bersama Polres Nunukan sebelumnya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba sebanyak 2.341 gram sabu-sabu pada 23 November 2024 di Pelabuhan Tunon Taka. Pelaku, berinisial AS, ditangkap saat mencoba menyelundupkan barang haram tersebut. Penangkapan ini berkat pengawasan ketat dan kerja sama intelijen antara Satgas Pamtas dan instansi terkait. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































