Jabatan Komandan KRI Wahidin Sudirohusodo Resmi Berganti

Jakarta, IDM – Komandan Satuan Kapal Bantu (Dansatban) Koarmada III, Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbiyanto melantik Letkol (P) Edi Herdiana menjadi Komandan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991.
Adapun sebelum ditempati Edi, posisi tersebut diisi oleh Kolonel Laut (P) Anang Setioko yang kini berpindah tugas di Dankorsis Seskoal. Pelantikan sekaligus serah terima jabatan itu dilaksanakan di Dermaga Dok Semarang PT PAL Surabaya, Jumat (26/4).
Baca Juga: Dirut DEFEND ID Bicara Soal Tantangan dan Peluang Industri Pertahanan di Tengah Dinamika Global
Arif mengatakan pergantian jabatan adalah bagian dari upaya TNI untuk mendorong kemampuan prajurit, terutama dalam merespons tantangan yang semakin kompleks.
"Sekaligus untuk menjamin tetap terpeliharanya kesegaran maupun dinamika organisasi," kata Arif, dikutip dari keterangan resmi Dispen Koarmada III, Sabtu (27/4).
Baca Juga: Wakil KSAD Tinjau Depo Latihan Tempur Rindam Jaya di Bogor
Selain itu, Arif juga meminta seluruh personel yang kini bertugas di KRI Wahidin Sudirohusodo untuk memberikan dukungan kepada komandan yang baru.
"(Membantu dengan) semangat kerja, loyalitas tinggi dan etos kerja yang baik sebagai prajurit matra laut yang sesuai dengan etos kerja prajurit Satuan Kapal Bantu Koarmada III,” tutur Arif. (un)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































