HANKAM

Istri Meninggal, Sertu Hamzah Tetap Bertugas Pulihkan Aceh Tamiang

Sertu Hamzah Lubis
Sertu Hamzah Lubis kehilangan istri tercinta, Lelawani (39), akibat longsor yang menghantam rumah dinas di Aceh Tamiang. (Dok. Kodim 0117 Aceh Tamiang)

Jakarta, IDM – Di tengah hujan deras yang mengguyur Aceh Tamiang, pengabdian seorang prajurit TNI diuji oleh tragedi paling berat dalam hidupnya.

Sersan Satu (Sertu) Hamzah Lubis kehilangan istri tercinta, Lelawani (39), akibat longsor yang menghantam rumah dinas mereka.

Meski dilanda duka mendalam, Hamzah memilih tetap menjalankan tugas kemanusiaan.

Longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, tak jauh dari Markas Kodim 0117 Aceh Tamiang. Sebuah rumah warga tertimbun tanah, menyebabkan seorang ibu terjebak.

Baca Juga: Ranpur Kapa hingga Excavator Marinir Turun Bersihkan Pascabanjir Sumatra

Hamzah bersama prajurit lainnya segera turun tangan dengan peralatan seadanya.

“Korban berhasil kami keluarkan sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan selamat,” ujar Hamzah.

Bencana tersebut juga melumpuhkan jalur nasional yang menghubungkan Langkat, Sumatra Utara, dengan Aceh Tamiang. Jalan tertutup longsor, air mulai naik, dan Markas Kodim ikut terisolasi.

Malam harinya, meski telah menyelesaikan piket, Hamzah memutuskan kembali berjaga. Ia berpamitan kepada istri dan kedua anaknya sebelum meninggalkan rumah.

Baca Juga: Kapal Pemburu Ranjau KRI Pulau Fani Disiapkan Hadapi Perang Modern

Sekitar pukul 21.30 WIB, suara longsor kembali terdengar. Rumah dinas Hamzah yang berada di belakang markas hancur tertimpa beton. Lelawani terjepit dan tak dapat diselamatkan.

“Saya hanya bisa membacakan doa di telinganya,” kata Hamzah lirih.

Dua anak mereka selamat meski mengalami luka-luka. Tiga hari setelah kejadian, Hamzah kembali bertugas membantu evakuasi dan distribusi bantuan.
“Saya punya tanggung jawab,” tegasnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.