Intip Kehebatan Pistol MAG4 Buatan Dalam Negeri

Jakarta, IDM – Kehebatan industri pertahanan dalam negeri untuk pembuatan senjata patut diacungi jempol. Terbaru BUMN Pertahanan PT Pindad kembali mengeluarkan Pistol MAG4.
Pistol ini disebut memiliki laras lebih pendek dibandingkan pendahulunya, pistol G2, MAG4 menawarkan kemudahan operasional berkat bahan yang lebih ringan dan mekanisme kokang yang lebih sederhana.
Baca Juga: Mengenal Pesawat KT-1B Woong Bee, Pesawat Latih Lanjut TNI AU dan Andalan JAT
Desain MAG4 juga menonjol dengan kombinasi warna coklat gurun dan hitam pada pegangan, memberikan tampilan yang menarik dan modern.
Berikut spesifikasi lengkap pistol MAG4 dikutip dari Humas PT Pindad.
Baca Juga: Panser Pandur II 8X8 FSV Dirakit dengan Spesifikasi Amfibi
Specification
- Caliber : 9x19 mm Parabellum
- Barrel length : 4 inch
- Length : 180 mm
- Weight : 0.9 kg
- Safety : Hammer Lock
- Operation : - single action - semi automatic
- Effective range : 15m
- Rifling : 6 grooves, RH 250 mm/twist. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































