TEKNOLOGI

Mengenal Pesawat KT-1B Woong Bee, Pesawat Latih Lanjut TNI AU dan Andalan JAT

Pesawat KT-1B Woong Bee
Pesawat KT-1B Woong Bee milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang berfungsi sebagai pesawat latih lanjut dan andalan Jupiter Aerobatic Team (JAT). (IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM – KT-1B Woong Bee merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang saat ini masih memperkokoh kekuatan TNI Angkatan Udara (TNI AU). Pesawat asal Korea Selatan (Korsel) tersebut berfungsi sebagai pesawat latih lanjut bagi para calon penerbang.

Selain itu, KT-1B Woong Bee juga dikenal oleh masyarakat sebagai pesawat andalan tim aerobatik kebanggaan TNI AU, Jupiter Aerobatic Team (JAT) dalam mempertunjukkan beragam aksi manuver udara di tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga: Mengenal Bolkow 105, Helikopter Tempur TNI AD Gesit dan Lincah Bermanuver

Indonesia tercatat mulai penggunakan pesawat produksi Korean Aerospace Industry (KAI) tersebut di akhir tahun 2003 untuk menggantikan pesawat T-34 Charlie. Secara teknis, pesawat KT-1B Woong Bee memulai penerbangan perdananya pada November 1991 dan diproduksi secara masal pada tahun 1999. Selain Indonesia, sejumlah negara lainnya yang menggunakan jenis pesawat tersebut adalah Turki, Peru, dan Senegal.

KT-1B Woong Bee memiliki panjang 10,2 meter dengan lebar sayap 10,6 meter dan tinggi 3,6 meter. Pesawat ini dilengkapi dengan mesin turboprop Pratt & Whitney Canada PT6A-62 berkekuatan 950 tenaga kuda.

Baca Juga: Panser Pandur II 8X8 FSV Dirakit dengan Spesifikasi Amfibi

Sebagai pesawat serbaguna yang dapat digunakan untuk pelatihan lanjut, TNI AU juga dapat mengerahkan pesawat KT-1B Woong Bee dalam misi serangan ringan. Untuk itu, pesawat tersebut juga dapat dilengkapi dengan berbagai persenjataan.

KT-1B Woong Bee dapat terbang dengan ketinggian 38.000 kaki dengan kecepatan maksimum yang mencapai 360 mil per jam dan jangkauan hingga 830 mil. Pesawat juga memiliki kapasitas untuk dua orang yang dilengkapi dengan konfigurasi kokpit analog atau kaca. (dari berbagai sumber/yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.