Kamis, 30 Mei 2024

Ini Profil KSAL yang Baru dilantik Presiden Jokowi

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Presiden Joko Widodo resmi melantik Laksamana Madya Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/12). Presiden melantiknya hari ini berdasarkan Keputusan Presiden nomor 100 TNI tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan KSAL dan juga menaikkan pangkat Muhammad Ali satu tingkat, dari Laksamana Madya menjadi Laksamana.

Muhammad Ali sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I sejak 2 Agustus 2021. Beliau adalah alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1989. Pria kelahiran 9 April 1967 ini juga pernah menjalani sejumlah pendidikan militer antara lain Dikpasiswa angkatan ke-2 (1990), Dikcawak Kasel (1990-1991).

Pendidikan internasional juga ditempuh saat Kursus Ausbildung Waffengerat U Boote 206 (kapal selam U-206 di Jerman tahun 1997), PWO di Inggris (1998) dan International Submarine Warfare di Inggris (1999). Beliau pun melanjutkan pendidikan Diklapa II Koum angkatan ke-14 (2000), Sustekdikpa TNI AL (2001), Seskoal angkatan ke-40 (2003), Sus Danlanal TNI AL (2004), hingga Lemhannas PPSA angkatan XXI (2017).

Dari rekam jejaknya, KSAL yang baru ini telah menjalani berbagai penugasan yang diawali sebagai Perwira Depops KRI Sigalu-857 (1990). Lalu menjabat sebagai Ass Padiv Ekasen KRI Naggala-401 (1992), Perwira Terpedo KRI Pasopati (1993), Padivkom KRI Nanggala-402 (1995), Kadep Leksen KRI Nanggala-402 (1996), Kasi Taktik Sops Satsel Koarmatim (1996).

Kemudian beliau menjabat sebagai Kadalsen Divlat Dep Sewaco Puslatlekdalsen Kodikal (2000), Palaksa KRI Nanggala-402 (2003), Komandan KRI Nanggala-402 (2004), Pasops Satsel Koarmatim (2006), Pabandya Renstra Ban I Renstra Srena Kasal (2006), Asops Lantamal VI Makassar (2009), Komandan Satsel Koarmatim (2010), Komandan Lanal Dumai (2011), ADC Wapres RI (2012).

Sosok Ali pun pernah dipercaya menjadi Kasguskamlabar (2014) dan Staf Khusus KSAL (2015). Ia pun diangkat menjadi Danguskamlabar (2015-2017). Karier Ali berlanjut dengan menjadi Waasrena KSAL (2017-2018) dan Gubernur AAL (2018-2019). Selanjutnya, Ali menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli KSAL (2019), Pangkoarmada I (2019-2020) serta menjadi Asrena KSAL (2020-2021).

Baca: Menhan Prabowo Jadi Saksi Pelantikan KSAL Laksamana TNI Ali

Ali pun kerap menghadiri berbagai pertemuan internasional termasuk menjadi wakil Indonesia saat bertemu dengan Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim saat membahas kerja sama pertahanan AS dan Indonesia. Ia juga aktif mengikuti simposium serta seminar nasional dan internasional di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Korea Selatan, Bangladesh, dan lain-lain. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER