HANKAM

Ini Pesan Kapendam Udayana untuk Satuan Penerangan

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Agung Udayana
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Agung Udayana saat rapat evaluasi fungsi bidang intelijen, sandi, dan siber serta Penerangan di Makodam Udayana, Senin (23/12). (Foto: Dok. Pendam Udayana)

Jakarta, IDM – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Agung Udayana menekankan kepada seluruh personelnya tentang pentingnya adaptasi di era digital dan perubahan paradigma kontribusi prajurit terhadap citra satuan melalui sebuah slogan.

“Dulu kita menyerukan “Harumkan nama satuanmu dengan prestasimu”. Tetapi sekarang “Harumkan nama satuanmu hanya dengan jempolmu (like pada konten satuan),” ujar Kapendam saat rapat evaluasi fungsi bidang intelijen, sandi, dan siber serta Penerangan di Makodam Udayana, Senin (23/12).

Citra positif satuan, menurut Kapendam dibangun atas prestasi melalui kerja keras dan dedikasi. Namun, di era digital, publikasi memainkan peran penting dalam menyebarluaskan kegiatan dan capaian satuan kepada seluruh masyarakat.

Baca Juga: Libatkan 2 Kapal Patroli, Lanal Banten Gelar Pengamanan Laut Nataru 2024/2025

“Tuhan Maha Tahu, tapi manusia perlu diberitahu,” ujarnya.

Kapendam Udayana menjelaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari upaya winning heart and mind. Konsep ini sering digunakan dalam penyelesaian perang dan konflik, di mana keberhasilan tidak hanya diraih melalui kekuatan fisik atau militer, tetapi dengan membangun seruan emosional dan intelektual untuk mempengaruhi pendukung pihak lain.

“Melalui artikel, foto, konten video, dan publikasi lainnya, kita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menyentuh hati dan pikiran audiens, baik prajurit maupun masyarakat. Inilah strategi kita untuk memperkuat dukungan terhadap TNI AD,” ungkapnya.

Satuan Penerangan harus mampu membentuk opini positif dan menjadi filter terhadap isu-isu negatif di masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran prajurit, keluarga, dan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Baca Juga: Yonif 330 Miliki Mes Tamu Berkonsep Glamping Pertama di Satuan TNI AD

“Tugas Penerangan bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun dan menjaga citra positif TNI AD, khususnya Kodam IX/Udayana,”tegasnya.

Kapendam juga menjelaskan bahwa personel Penerangan harus terus berinovasi agar produk yang dihasilkan dapat mengikuti perkembangan zaman. Inovasi ini penting untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi juga menarik dan mudah diterima oleh prajurit maupun masyarakat.

“Hanya dengan inovasi, produk Penerangan dapat beradaptasi dengan dinamika kebutuhan komunikasi diera modern,” tegasnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.