HANKAM

Libatkan 2 Kapal Patroli, Lanal Banten Gelar Pengamanan Laut Nataru 2024/2025

Prajurit Lanal Banten
Prajurit Lanal Banten melakukan operasi pengamanan laut di Pelabuhan Merak dan sekitarnya, Senin (23/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten menggelar operasi pengamanan laut selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan melibatkan dua kapal patroli, yaitu KAL Anyer I-3-64, dan Patkamla Panaitan.

Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Arif Rahman mengungkapkan kedua unsur tersebut akan melakukan patroli secara bergantian selama dua pekan.

"Patroli secara bergantian dari tanggal 20 Desember 2024 sampai dengan 3 Januari 2025 mendatang," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispenal.

Baca Juga: Prajurit Marinir Penjaga Pulau Sekatung Terima Arahan saat Jam Komandan

Pada hari ini, di Banten, Arif memimpin apel gelar kesiapan untuk melakukan pemeriksaan personel maupun sarana dan prasarana terhadap operasi pengamanan Nataru 2024/2025.

"Tujuan apel ini sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam operasi pengamanan laut dan SAR Nataru 2024, terutama di Pelabuhan Merak sehingga diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar," ujarnya.

Prajurit Lanal Banten
(Foto: Dok. Dispenal)

Dia melanjutkan, pada masa Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 akan terjadi lonjakan pergerakan penumpang dan barang.

Baca Juga: Kembangkan Teknologi Baru, Puspenerbal Uji Coba Drone Multicopter di KRI Semarang-594

"Hal ini dikarenakan Pelabuhan Merak masih menjadi titik alokasi masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau liburan ke Pulau Sumatra," kata Arif.

Oleh karena itu, Arif berharap kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan laut dan SAR untuk saling berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas dengan tetap menerapkan zero accident.

"Koordinasi yang baik sangat penting untuk memastikan semua pihak bergerak secara sinergis agar tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama selama masa libur Natal dan Tahun Baru ini" tutup Danlanal.

Baca Juga: TNI AD Buka Suara Terkait Bantuan KSAD ke Papua

Selain melibatkan dua kapal patroli, Lanal Banten juga menurunkan unsur-unsur, di antaranya perahu RHIB Peucang dan RBB Pulau Deli. Kemudian, satu tim penyelamat serta satu ton siaga darat.

Tak hanya itu, lokasi pengamanan yang dilakukan oleh prajurit Lanal Banten meliputi pengawasan di kawasan wisata, khususnya Carita dan anyer dengan melibatkan para personel Babinpotmar. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.