Ini Alasan Singapura Beri Penghargaan Meritorious Service Medal ke Panglima TNI

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dianugerahi "Meritorious Service Medal" dari pemerintah Singapura saat melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Singapura dalam rangka melindungi kepentingan nasional melalui diplomasi militer, bertempat di kantor Kemhan Singapura, Kamis, (11/07/2024).
Menurut keterangan yang dikutip dari Puspen TNI, Jumat, (12/7) penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Panglima TNI dalam memperkuat hubungan pertahanan yang erat dan kerja sama antara TNI dan Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) selama masa jabatan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
"Saya sangat bangga dan merasakan suatu kehormatan bagi saya dan keluarga menerima penghargaan ini," ungkap Panglima TNI.
Di bawah kepemimpinan Jenderal TNI Agus Subiyanto, kedua angkatan bersenjata memperluas interaksi profesional dan hubungan antar masyarakat melalui kunjungan tingkat tinggi secara berkala, mengikuti kursus, pertukaran profesional, dan latihan bilateral dan multilateral. Interaksi ini telah meningkatkan interoperabilitas dan saling pengertian antara personel kedua angkatan bersenjata.
Baca Juga: TNI AD Apresiasi Laporan LBH Medan Soal Kematian Wartawan, Terima Kasih Bantu Penyelidikan
Diawali dengan bertemu Chief Of Defence Forces Singapore Armed Force (CDF SAF) Vice Admiral Aaron Beng dan membahas kerja sama antara TNI dan SAF di masa mendatang, Panglima TNI kemudian melakukan CC dengan Menhan Singapura, CC dengan Perdana Menteri Singapura dan dilanjutkan menjadi Ketua bersama Rapat Laporan Tahunan Gabungan ke-25 – Komite Tingkat Tinggi Indonesia-Singapura (CARM-INDOSIN HLC). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































