Ini Alasan Jenderal Dudung Beri Penghargaan Bintang Kartika Eka Paksi Utama untuk KSAD Singapura

Jakarta, IDM – Atas nama Negara Republik Indonesia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menganugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Chief of The Singapore Army (KSAD Singapura), Major General David Neo Chin Wee, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (18/9/2023).
Dilansir keterangan Dispenad, alasan penghargaan ini diberi yaitu sebagai bentuk penghargaan atas terjalinnya kerja sama militer selama 35 tahun antara TNI Angkatan Darat Indonesia dan Angkatan Darat Singapura.
Baca Juga: KRI Singa-651 Kibarkan Merah Putih di Mercusuar Ambalat, Perbatasan Indonesia-Malaysia
Kedatangan KSAD Singapura beserta rombongan di Markas TNI AD disambut oleh Pasukan Upacara Militer di Lapangan Upacara Mabesad. Selanjutnya dilakukan prosesi penganugerahan Tanda Kehormatan Negara yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Kasad Singapura, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 54/TK/Tahun 2023, tentang penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Dalam momen kunjungan itu, dilakukan pertukaran cendera mata antara Kepala Staf Angkatan Darat dari kedua negara sahabat tersebut. KSAD Singapura juga sekaligus memberikan brevet kehormatan Angkatan Darat Singapura kepada Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Baca Juga: Fregat Kombatan TNI AL di Natuna, KRI Satsuit Tubun-356 Gelar VBSS
Kunjungan Kehormatan Major General David Neo Chin Wee kali ini, adalah kunjungan kehormatan keduanya semenjak Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjabat sebagai KSAD. Kunjungan ini merupakan langkah penting dalam upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura dalam bidang pertahanan.
Dimana keduanya berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara. Keduanya juga mengungkapkan harapan bahwa kunjungan ini akan membawa manfaat positif bagi kedua negara, dan memperdalam persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































