HANKAM

Ini 6 Aturan Wajib Prajurit Kostrad TNI AD yang Jarang Diketahui Publik!

Letjen TNI Mohammad Fadjar
Letjen TNI Mohammad Fadjar (kanan) saat acara Lepas Sambut Pangkostrad dan mantan Pangkostrad di Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, (31/12/2024). (Foto: Penkostrad)

Jakarta, IDM – Selain dikenal ketangguhan tempurnya, prajurit elite TNI AD yaitu Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) juga mempunyai fondasi moral dan aturan ketat yang wajib dipegang teguh oleh setiap prajurit.

Dilansir dari keterangan Penkostrad, Selasa (14/7), baru-baru ini, Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar menegaskan kembali enam perintah harian yang menjadi kompas utama bagi seluruh prajurit Darma Putra dalam mengemban tugas negara.

Aturan tersebut merupakan pedoman moral, etika, dan operasional bagi seluruh prajurit Kostrad.

Baca Juga: Bukan Senjata, Ini Musuh Terbesar Prajurit TNI AD Jaga Pulau Seribu Selama 12 Tahun

Berikut rangkuman enam peraturan wajib tersebut

  1. Jangan ragu untuk melaksanakan tugas

Pangkostrad menekankan pada aspek ketegasan, keberanian, dan kesiapan mental yang mutlak dalam menghadapi setiap perintah operasi tanpa ada keraguan sedikit pun.

​2. Jadilah insan yang bersyukur dan setia

Pangkostrad mengingatkan prajurit untuk selalu beriman (bersyukur atas berkat Tuhan) sekaligus menjaga loyalitas (setia) kepada bangsa, negara, dan pimpinan.

​3. Harus beretika dan berlogika dalam melaksanakan tugas

Ini adalah kombinasi penting antara moralitas (etika) dalam bersikap di lapangan serta kecerdasan taktis (logika) dalam mengambil keputusan agar tugas berhasil dengan minim risiko atau kesalahan.

Baca Juga: Dua ‘Prajurit’ Tangan Kanan Presiden Bakar Semangat Ribuan Taruna Akmil TNI AD

​4. Jadikan kemenangan sebagai tradisi

Pangkostrad meminta para prajuritnya menanamkan mental juara dan fighting spirit (semangat juang) yang tinggi. Bagi Kostrad, keberhasilan tugas adalah harga mati yang diturunkan dari generasi ke generasi.

​5. Pantang berbuat pelanggaran

Perintah ini penting karena wajib dijalani untuk menjaga nama baik satuan dengan disiplin tinggi, menghindari segala bentuk tindakan ilegal, penyalahgunaan wewenang, atau hal lain yang merusak citra TNI.

​6. Pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI

Pangkostrad menekankan untuk kembali ke fondasi utama prajurit TNI. Segala tindakan wajib hukumnya berakar pada nilai-nilai luhur dan jati diri TNI yang tertuang dalam tiga pedoman tersebut.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.