Indonesia Tambah 6 Pesawat Latih Tempur T-50i untuk TNI AU, Unit Pertama Tiba November

Jakarta, IDM – Indonesia membeli enam pesawat latih tempur T-50i Golden Eagle produksi pabrikan Korea Selatan, Korean Aerospace Industries (KAI).
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang mengatakan, pengadaan tersebut dilakukan di era Presiden Prabowo Subianto saat masih menjadi Menteri Pertahanan RI.
Baca Juga: Cara Sniper Paspampres Jaga Presiden dan Tamu VVIP
“Kontrak efektifnya Agustus 2022,” ujar Frega saat dikonfirmasi Indonesia Defense Magazine (IDM), Selasa (30/9).
Terbaru, Wakil Kepala Staf TNI AU (Wakasau) Marsekal Madya Tedi Rizalihadi memimpin inspeksi pengadaan enam unit pesawat T-50i di Korean Aerospace Industries (KAI), Sacheon, Korea Selatan, Senin (29/9) waktu setempat.

Commander inspection dilaksanakan untuk meninjau langsung perkembangan pengadaan enam unit pesawat T-50i yang nantinya akan memperkuat TNI AU.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana melalui keterangan tertulisnya mengatakan, pengiriman enam unit pesawat latih tempur T-50i akan dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Menuju 2 Oktober, TNI AL Gladi Bersih Presidential Inspection di Teluk Jakarta
“Dua pesawat pertama direncanakan tiba pada November 2025, disusul pengiriman berikutnya. Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari program modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) untuk meningkatkan kesiapan tempur TNI Angkatan Udara,” kata I Nyoman.
Adapun prototipe T-50i Golden Eagale pertama diterbangkan pada 2002. Kemudian, pada 2011, Indonesia menandatangani kontrak pembelian 16 unit pesawat T-50i. Pengiriman pesawat mulai dilakukan dua tahun kemudian. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































